‘Drone’ Sebesar Pasir Diuji Coba, ini Tujuannya

Foto: Science Alert

Teknologi.id – Sekelompok insinyur telah memberikan ‘drone’ dengan microchip kecil kemampuan
untuk terbang di udara
, menurut sebuah studi baru-baru ini yang diterbitkan
dalam jurnal Nature .

Mesin seukuran pasir ini akan segera terbang melintasi langit yang
mungkin termasuk kota di mana Anda berada.

Desain perangkat baru ini
mengambil inspirasi dari benih yang disebarkan oleh angin, dan berbentuk seperti baling-baling yang sangat
kecil yang mampu menangkap angin.

Yang terpenting, ini bisa menjadi
struktur terbang terkecil yang pernah dibuat oleh manusia. Secara alami,
perangkat elektronik terus menyusut ukurannya seiring dengan meningkatnya
kemampuan manusia.

Seperti mampu memadatkan
teknologi dengan sistem modern mencapai tingkat sub-milimeter dan memungkinkan
pengembangan elektronik konsumen portabel, sistem pemantauan lingkungan yang
luas, dan bahkan implan tubuh yang canggih.

Akan tetapi mengirimkan sensor
kecil ini untuk mempelajari perubahan yang ada di lingkungan terbukti sulit.

Studi sebelumnya telah berhasil
membuat sistem yang mampu digunakan dari drone kecil, atau seukuran serangga.
Tetapi pekerjaan terbaru yang sedang berlangsung mengambil pendekatan yang
unik.

Yaitu dengan cara meneliti benih
tanaman seperti pohon maple yang bergerak keluar, tim Northwestern
memperhatikan bahwa mereka berbentuk seperti baling-baling mini.

Foto: Metro

Berkaca pada kemampuan ini, para
peneliti merancang perangkat kecil mereka untuk memiliki aerodinamika serupa,
yang dianalisis dan direproduksi dengan pemodelan komputer.

Dengan lebar kurang dari 1 mm, tim Northwestern mengatakan perangkat
ini adalah struktur terbang terkecil yang pernah dibuat oleh manusia.

Baca juga: Lift Luar Angkasa Segera Dibangun, Mau Coba?

Tujuan kami adalah
menambahkan penerbangan bersayap ke sistem elektronik skala kecil, dengan
gagasan bahwa kemampuan ini akan memungkinkan kami untuk mendistribusikan
perangkat elektronik mini yang sangat fungsional”

“Untuk merasakan lingkungan untuk
pemantauan kontaminasi, pengawasan populasi, atau pelacakan penyakit,”

Kata Penulis Utama John Rogers
dari penelitian ini, dalam posting blog dari universitas. Tim juga melakukan
tes yang melihat sensor, memori, antena, dan sumber daya yang dipasang di
microflier.

Perangkat kecil ini bahkan dapat
dijatuhkan dari pesawat atau bangunan besar untuk disebarkan di area yang
sangat luas, menurut para peneliti.

Saat ini adalah pengembangan
tahap awal, tetapi dalam dekade mendatang, microchip terbang kecil ini dapat
melakukan tugas-tugas yang sangat canggih tanpa terlihat langsung oleh mata
telanjang.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *