Sebarkan Hoax Corona, Aplikasi Kencan Online Ini Diblokir

Foto: Unsplash

Teknologi.id – Apple kabarnya baru
saja menghapus aplikasi kencan online, Unjected. Aplikasi tersebut dianggap menyebarkan
informasi palsu terkait vaksin dan COVID-19.

Melansir dari Neowin, Unjected
menggambarkan personalnya sebagai sebuah platform yang menyediakan ruang bagi para
penggunanya. Pengguna dapat mencocokkan dirinya dengan pengguna lain yang
mendukung otonomi medis dan kebebasan berbicara.

Aplikasi kencan ini dikabarkan berisi
klaim palsu bahwa vaksin yang diproduksi untuk COVID-19 berpotensi sebagai
senjata biologis, terhubung ke 5G, dan memodifikasi gen.

Pendiri dari aplikasi kencan ini juga
terlibat konflik dengan Google terkait aplikasi Android mereka. Google mengirim
pemberitahuan Unjected pada 16 Juli 2021 lalu guna menghapus klaim palsu dan
informasi menyesatkan dari situsnya dalam waktu dua minggu untuk mencegah
larangan AppStore.

Baca juga: Dulunya Situs Kencan Online, Simak Sejarah YouTube Berikut

Namun, Shelby Thompson sebagai salah
satu pembuat aplikasi memberikan tanggapan terkait klaim palsu tersebut di
Unjected. Thompson juga mengatakan pihak perusahaan tidak akan memenuhi
permintaan dari Google.

Aplikasi ini juga mempunyai akun di
Instagram yang mendukung perspektifnya tentang kebebasan dan tidak menahan diri
untuk menyebarkan postingan menyesatkan, seperti mengklaim bahwa vaksin mRNA mengubah
DNA terlepas dari sikap anti-misinformasi Instagram.

Apple dan Google sudah menjelaskan
bahwa pihak mereka tak akan mengizinkan aplikasi dengan konten anti-vax. Parahnya,
aplikasi tersebut juga mendorong penggunanya menggunakan taktik teduh untuk
menghindari peraturan Apple.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *