Tipe-tipe Konten Instagram untuk Bisnis Anda

Kebijakan pembatasan aktifitas oleh
pemerintah berdampak pada banyaknya gerai yang terpaksa tutup. Di momen seperti
ini, memanfaatkan media sosial untuk berbisnis menjadi salah satu jalan
alternatif. Dilansir dari Forbes.com tanggal 20 Juni 2020, penggunaaan media
sosial bukan hanya sebagai tambahan taktik pemasaran saja, tapi menjadi
pertimbangan dan harus diprioritaskan dalam setiap proses perencanaan. Salah
satu media sosial yang dapat digunakan adalah Instagram.

Instagram merupakan media
sosial di mana penggunanya dapat saling berbagi foto maupun video. Sebelumnya,
membuat konten yang mengundang banyak likes menjadi sebuah prioritas.
Namun saat ini, perubahan pada algoritme di Instagram membuat jumlah likes
bukanlah fokus utama. Berikut adalah tiga tipe konten Instagram untuk bisnis
Anda.

1.   
Konten yang save-able

Instagram kini menyediakan fitur
yang mana unggahan dapat disimpan oleh pengguna Instagram lain. Untuk itu, konten
yang diunggah harus berisi hal-hal yang informatif. Contohnya jika Anda
memiliki bisnis makanan sehat, Anda bisa membuat konten tentang cara menurunkan
berat badan atau tips membakar lemak dengan cepat.

2.   
Konten yang menarik untuk di-share

Agar menarik untuk dibagikan, konten yang
dibuat harus mengandung emosi di dalamnya. Contohnya untuk bisnis yang bergerak
di bidang fashion, Anda bisa membuat konten kutipan bijak tentang
mencintai diri sendiri. Buatlah konten-konten yang dapat menyentuh hati atau relate
dengan keadaan yang ada sehingga berpotensi untuk dibagikan ke pengguna
Instagram lain.

3.   
Konten yang menggundang comment

Selain dua tipe di atas, salah satu konten yang
terpenting untuk Instagram bisnis Anda adalah konten yang dapat ‘menarik’
pembaca untuk memberikan komentar.
Contohnya untuk bisnis es krim, Anda
bisa membuat konten “tim suka mint choco atau tim tidak suka mint choco” lalu ajak para pembaca untuk
menuliskan pilihan mereka di kolom komentar.

Itu dia penjelasan tentang tipe-tipe konten
untuk Instagram bisnis Anda. Namun harus diingat kembali bahwa konten-konten
tersebut harus disesuaikan dengan tipe target pelanggan. Perbedaan target pasar
memiliki efek yang besar bagi reaksi konten karena tidak semua orang mengganggap
konten tersebut menarik. Jangan lupa tambahkan hastag agar unggahan
dapat dilihat oleh banyak orang. Selamat berbisnis!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *