Indonesia Jadi Pasar Terbesar Esports di Asia Tenggara

Foto: Getty Images

Teknologi.id – Huga Tristao selaku Head
of Esports Newzoo membeberkan sebuah fakta terkait bagaimana industri Esports
di Asia Tenggara (SEA) saat ini. Ia mengatakan bahwa Indonesia saat ini menjadi
negara dengan pasar Esports terbesar di Asia Tenggara.

Termasuk dalam kategori Top Six Market,
Indonesia saat ini berada di posisi pertama dengan penikmat esports mencapai 17
juta orang. Urutan tersebut diikuti oleh Vietnam dengan jumlah 8,1 juta,
Filipina 6,7 juta, Thailand 4,3 juta, Malaysia 4,1 juta dan terakhir Singapura
700 ribu.

Orang-orang tersebut, sudah termasuk penggemar
dan pemain yang langsung berkecimpung di ekosistem Esports. Tristao Mengatakan,
Asia Tenggara sendiri merupakan tempat berkembangnya game seluler.  Ini dibuktikan dengan persentasenya yang mencapai
82% dari total populasi gamer di SEA.

“Kalau anda bandingkan
angka-angkanya dengan para pemain game di PC, akan semakin jelas, bahwa Asia
Tenggara telah menjadi kawasan yang mengutamakan mobile sebagai
device-nya,” ungkap Tristao.

Baca juga: ESL Kenalkan Game Baru! Esports Monopoly

Tristao juga menjelaskan dalam sebuah
presentasinya webinar Games & Esports: Bona Fide Sports yang digelar oleh
Tencent dan Newzoo, yang mana persentase gamer PC berada di bawah pemain game
mobile, yakni 73%. Salah satu alasannya, yaitu karena hadirnya jaringan terbaru
5G yang semakin memudahkan penggemar, untuk memainkan mode online.

Esports merupakan ekosistem yang
terus bertumbuh dan memiliki jalurnya sendiri untuk berkembang. Ini adalah olahraga
digital pertama yang dapat mengeksplorasi dan memanfaatkan peluang yang ada.

“Pada 2020, saat terjadi
pandemi, sebagai efeknya dalam industri esports, dan ini hanya minimum, yang
mana malah membawa nilai pasar lebih dari USD 1 miiliar (sekitar Rp 14,4
triliun),” ucap Tristao.

Tristao mengatakan bahwa jumlah ini akan
terus meningkat. Mengingat atensi media dan masyarakat menjadi lebih besar. Kendati
membutuhkan waktu, namun dapat dipastikan ini akan meningkat di tahun 2021 ini.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *