Fakta Ladang Nuklir China, Simpan Senjata Pemusnah?

Foto ilustrasi: TimesLIVE

Teknologi.id – China disebut sedang membangun ladang rudal balistik
kedua di gurun barat di dekat Hami di bagian timur wilayah Xinjiang.

Bagi para peneliti ini menandakan
potensi perluasan persenjataan nuklir China. Diidentifikasi melalui citra
satelit, pangkalan rudal baru ini dapat mencakup 110 silo (situs peluncuran)
rudal balistik.

Menurut CNN Indonesia, gudang ini
menjadi lapangan silo kedua yang ditemukan bulan ini oleh para peneliti. Itu
membuktikan pembangunan 120 silo yang tampaknya sedang dibangun di provinsi
tetangga Gansu, seperti yang dirinci Pusat Studi Nonproliferasi James Martin.

“Program silo rudal China
merupakan konstruksi silo paling luas sejak konstruksi silo rudal AS dan Soviet
selama Perang Dingin.”

Baca juga: China Luncurkan 23 Roket Untuk Hindarkan Bumi dari Armagedon

“Jumlah silo baru China yang
sedang dibangun melebihi jumlah ICBM berbasis silo yang dioperasikan Rusia, dan
lebih dari setengah ukuran seluruh pasukan ICBM AS,” menurut laporan itu.

Sementara itu Institut Penelitian
Perdamaian Internasional Stockholm memperkirakan China sebelumnya hanya
memiliki sekitar 350 hulu ledak nuklir.

Namun jumlah hulu ledak China
telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, atau naik dari 145 hulu ledak
pada tahun 2006 menurut institut tersebut.

Pentagon memperkirakan persediaan
China akan setidaknya dua kali lipat selama dekade berikutnya.

Terlepas dari itu disebutkan bila
ladang silo baru milik China kini terhampar di atas lahan seluas 800 kilometer
persegi di dekat kota Hami di Xinjiang timur, dan sekitar 380 kilometer barat
laut dari ladang lainnya di Gansu.

Baca juga: China Buat Reaktor Nuklir yang Aman dan Ramah Lingkungan

Kristensen, direktur Proyek
Informasi Nuklir di FAS, dan salah satu penulis laporan terbaru, mencatat silo
baru terletak cukup jauh dari garis pantai China.

Sehingga ini diklaim tidak dapat
dihantam oleh rudal jelajah yang ditembakkan dari AS atau negara lain.

Pengamat mencatat sebanyak 350
senjata nuklir China ditempatkan di posisi yang aman dan dijaga sejumlah
senjata berat.

The Washington Post menyebutkan
proyek ini memungkinkan bagi China menyembunyikan senjata-senjata pemusnah yang
cukup ditakuti.

Tangkapan satelit senjata-senjata
itu berada di gurun yang membentang ke barat dan barat daya Yumen, sebuah kota
berpenduduk 170 ribu orang di sepanjang Jalur Sutra kuno China.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *