5 Langkah Mudah Menciptakan Email Momentum

Setiap bulan atau bahkan setiap tahun Kita selalu melalui beberapa momentum menarik, mulai dari tahun baru, liburan panjang sekolah, hingga liburan akhir tahun. Momen-momen tersebut sayangnya tak banyak dimanfaatkan oleh perusahaan untuk meningkatkan engagement dengan customer mereka. Padahal customer menginginkan momen dan pengalaman pemasaran unik yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

Untuk menjalankan email campaign ini tentunya sebuah brand harus mampu melakukan re-targeting email yang semula ditujukan untuk semua customer menjadi lebih spesifik. Untuk dapat mewujudkan hal ini tentunya Anda memerlukan pengelolaan email marketing yang dijalankan oleh Artificial Intelligence serta pemanfaatan event dengan lebih baik. Kehadiran AI mampu membuat email yang semula bersifat umum menjadi lebih spesifik untuk menciptakan momen yang benar-benar penting bagi pelanggan Anda.

Berikut ini adalah 5 langkah mudah untuk menciptakan email momentum sehingga mampu meningkatkan customer engagement.


Welcome Email

Welcome Email ini umumnya dikirimkan oleh AI pada saat pelanggan mendaftarkan diri atau subscribe terhadap newsletter dari website atau landing page Anda.  Tujuan dari dikirimnya email ini adalah mengkonfirmasi bahwa customer atau pelanggan menyetujui pendaftaran mereka untuk mendapatkan update terbaru dari email marketing, serta mengucapkan terimakasih telah bergabung menjadi subscriber.

Peluang yang dapat dilakukan oleh marketing :

  • Mendorong customer untuk melakukan action yang dapat memberikan nilai tambah karena telah menjadi subscriber newsletter brand anda. Contohnya dengan cara memberikan discount potongan 5% untuk pembelian pertama dengan memberikan kode discount.
  • Gunakan interactive email untuk menggali lebih jauh preferensi customer.
  • Kirimkan welcome email secara realtime setelah customer mendaftarkan diri menjadi subscriber.
  • Mengirimkan company value untuk meningkatkan brand awareness.

Promotional Email

Promotional email umumnya berisi promosi-promosi seperti discount produk, blow up feature produk, maupun program-program marketing lainnya. Umumnya jenis promotional email ini dijalankan untuk perusahaan dengan basis B2C atau business to consumer.

Peluang yang dapat dilakukan oleh marketing :

  • Lakukan penekanan content yang lebih human-first content, bukan hanya brand-first content sehingga email yang Anda kirimkan tidak akan berpindah ke email spam.
  • Membuat email marketing yang lebih mobile friendly sehingga content yang dikirimkan dapat dibuka melalui multi channel, baik mobile maupun desktop.
  • Mengoptimasi pesan yang dikirim dengan dukungan Artificial Intelligence sehingga pesan yang dikirim dapat disesuaikan dengan prime time.
  • Personalisasi pesan yang dikirim berdasarkan ketertarikan customer.

Company Communication Email

Email marketing ini dapat berupa update terbaru mengenai critical update kepada subscribers atau karyawan sebagai notifikasi untuk merayakan sebuah acara atau even tertentu. Umumnya email jenis ini ditujukan secara general atau tidak tersegementasi.

Transactional Email

Adalah email marketing yang umumnya digunakan apabila konsumen telah melakukan transaksi. Email ini dapat berupa e-receipt sehingga konsumen dapat melihat kenbali transaksi yang baru saja dilakukannya.

Peluang yang dapat dilakukan oleh marketing :

  • Marketer dapat emnambahkan related product untuk keperluan upselling di masa mendatang.
  • Perusahaan juga bisa menambahkan post-purchase email dan menambahkan interactive feedback form.
  • Selain itu marketer juga bisa menambahkan social sharing serta menambahkan call to action.


Behavior-Triggered Email

Email jenis ini biasanya ditujukan untuk mengingatkan customer yang lupa melakukan transaksi check out. Tujuan dari email ini tentunya adalah untuk meningkatkan penjualan yang sifatnya masih menggantung atau belum dibayar oleh customer namun customer sudah meletakkan barang belanjaan ke dalam chart atau apabila customer memiliki voucher discount namun dalam kurun waktu tertentu tidak diredeem oleh customer tersebut.

Peluang yang dapat dilakukan oleh marketing :

  • Menentukan percakapan yang sifatnya natural untuk membuat customer kembali melihat produk yang telah dimasukkan ke dalam chart.
  • Jangan lupa untuk menyertakan nama, gambar, serta spesifikasi produk yang masih tertinggal di chart atau kerangjang belanjaan.
  • Menyertakan Artificial Intelligence untuk memberikan rekomendasi produk serupa untuk mengantisipasi produk yang dipilih memiliki spesifikasi terlalu tinggi baik dari segi harga, maupun feature sehingga customer dapat memilih produk yang lebih sesuai.
  • Highlight review produk tersebut. 

Demikianlah 5 langkah mudah untuk menciptakan email momentum. Tujuan akhir dari email marketing tersebut tentunya adalah untuk meningkatkan penjualan saat ini maupun di masa yang akan datang. Salesforce Marketing Cloud membantu Anda untuk mewujudkan digitalisasi email marketing yang lebih terintegrasi serta lebih consumer-cetric. Tertarik untuk mencoba produk ini? Silahkan klik link di bawah ini.

Kenapa Memilih Salesforce Melalui Saasten Technologies?

Kami adalah perusahaan cloud computing yang telah berdiri lebih dari 10 tahun dan telah memiliki berbagai macam pengalaman implementasi di berbagai sektor bisnis.

Beberapa layanan yang kami sediakan diantaranya yakni Core CRM, Customer Service Automation, Sales Automation, hingga Digital Marketing Automation. Tim kami juga didukung oleh tenaga konsultan yang tersertifikasi oleh Salesforce dan memiliki berbagai macam pengalaman.

Demikian artikel kita kali ini mengenai panduan belajar pemasaran digital tahap awal. Tertarik untuk menggunakan digital marketing automation? klik di sini atau melalui email salesmarketing@saasten.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *