Yuk Belajar Menghitung COGS untuk Bisnismu!

Untuk kamu yang akan membuka bisnis yang menjual produk fisik, rasa-rasanya COGS (Cost of Goods Sold) atau yang umum disebut HPP (Harga Pokok Penjualan)jadi elemen yang kamu pasti akan temui ketika berurusan dengan biaya produk. Seringkali, banyak yang menganggap perhitungan ini akan sulit dan rumit. Padahal, jika kamu memahami dasar dan konsep perhitungannya, kamu akan bisa menerapkannya tanpa repot!

Buat Apa Menghitung COGS?

Perhitungan COGS dilakukan agar kamu dapat mengetahui nilai pokok dari barang dagangan yang akan kamu jual pada suatu periode tertentu. Selain itu, menghitung COGS membantu kamu menentukan harga jual produk kamu dengan lebih tepat dan akurat dan membantu menghitung dan memperkirakan laba rugi yang akan diterima oleh bisnismu.

Formula dan Langkah-langkah Menghitung COGS

Sebelum mulai menghitung COGS, kamu harus memahami rumus atau formula dasar yang satu ini :

COGS / HPP = Inventory Awal Tahun + Pembelian dan Biaya Lain – Inventory Akhir Tahun

Dengan berpatokan pada rumus ini, kamu akan dapat menghitung COGS atau HPP dengan mudah. Lalu, bagaimana langkah-langkah sebelum memulai perhitungan?

1. Tentukan Biaya Langsung dan Tidak Langsung

Awali perhitungan COGS kamu dengan mencari dan menentukan biaya langsung dan tidak langsung. Seperti pada pembahasan postingan sebelumnya, biaya langsung selalu terkait secara langsung dengan produksi barang kamu, sementara biaya langsung umumnya tidak langsung berkaitan dengan produksi, seperti gudang dan fasilitas produksi.

2. Tentukan Biaya Fasilitas

Nah, langkah yang satu ini tergolong cukup sulit. Kamu pada dasarnya harus menghitung segala biaya yang terkait dengan fasilitas perusahaan kamu, seperti biaya sewa, depresiasi, perlengkapan, hingga peralatan. Kamu bisa meminta bantuan seseorang yang profesional dalam perpajakan untuk menghitung aspek ini.

3. Hitung Persediaan Awal

Persediaan awal dari perusahaan bisa kamu ambil dari persediaan akhir tahun sebelumnya. Persediaan awal bukan hanya bahan baku loh, tetapi juga pekerjaan dalam proses, produk yang sudah jadi, hingga barang yang siap dijual.

4. Tambah Pembelian Inventori

Sepanjang tahun berjalan, mustahil rasanya jika bisnismu tidak membeli bahan baku. Nah, pembelian bahan baku perlu ditambahkan ke persediaan awal yang sudah kamu hitung sebelumnya. Jangan lupa untuk menyimpan setiap nota atau faktur pembelian agar kamu bisa melacak setiap pembelian dengan detil.

5. Hitung Persediaan Akhir

Untuk menghitung persediaan akhir, kamu dapat menguranginya dengan persediaan yang rusak, hilang, atau sudah kadaluarsa. Kamu dapat memberikan perkiraan nilai yang berkurang apabila barang tersebut mengalami kondisi-kondisi yang disebutkan sebelumnya.

6. Hitung COGS

Setelah semua data terkumpul lengkap, kamu tinggal melakukan perhitungan COGS menggunakan rumus di atas. Kamu bisa melakukan perhitungan secara manual, menggunakan aplikasi khusus, atau meminta bantuan akuntan perusahaan.

COGS sangat krusial buat kamu dalam berbisnis. Oleh karenanya, jangan pernah sekali-sekali melupakan komponen ini, terutama ketika kamu mau menentukan harga jual produk. Dengan adanya COGS, perkiraan laba rugi dan penentuan harga jual produk jadi lebih mudah bagi bisnismu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *