Program Laptop Merah Putih Dukung Digitalisasi Sekolah

Foto: KaboomPics

Teknologi.id – Pemerintah sedang menyiapkan program laptop ‘Merah Putih’ dalam upaya digitalisasi sekolah. Dalam penyusunan laptop, dibutuhkan kerjasama dengan sumber daya manusia (SDM) dalam negeri yaitu sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) yang tersebar di Indonesia.

Adapun perguruan tinggi negeri yang ikut berkolaborasi dan merancang laptop adalah Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), dan Institut Teknologi Bandung (ITB). 

“Sebagian besar dosen dan peneliti ITB yang memiliki kompetensi yang terkait akan dilibatkan, tentu tergantung dari dana yang tersedia dan aturan yang berlaku,” ucap Reini Wirahadikusumah, Rektor ITB yang dikutip dari CNN Teknologi pada Selasa (27/7/2021).

Kini, pemerintah tengah berfokus dalam memperkuat kemampuan riset khususnya pada aspek teknologi informasi yang didukung para teknisi dalam negeri untuk dapat memproduksi laptop Merah Putih.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, menjelaskan lebih lanjut terkait program yang sedang digarap ini. Ia menaruh harapan agar laptop buatan anak negeri bisa secepatnya diproduksi dan dijual. Setelah dijual secara komersial, laptop Merah Putih pun bisa dipergunakan dalam kateogri pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan penggunaan produk teknologi dalam negeri sebesar Rp17 triliun sampai tahun 2024.

Di masa pandemi seperti saat ini, penggunaan dan kebutuhan laptop meningkat secara pesat. Luhut juga memaparkan bahwa upaya laptop Merah Putih sangat penting untuk mengurangi ketergantungan produk impor khususnya pada produk teknologi. Oleh karena itu, menurutnya, peluang ini harus dimaanfatkan secara maksimal.

Untuk periode 2021, kebutuhan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ristek, dan Teknologi (Kemendikbudristek) serta Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pengadaan laptop membutuhkan anggaran sebesar Rp3,7 triliun. Sekitar 431.730 laptop yang akan diproduksi menggunakan anggaran ini.

Menteri Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim, menyampaikan bahwa dalam upaya digitalisasi sekolah pada jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA, pemerintah akan menyediakan 190.000 laptop ke 12.000 sekolah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Nadiem juga memaparkan terkait jumlah anggaran dalam program laptop Merah Putih yakni sebesar Rp1,3 triliun. 

(DA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *