.id dan .com, Apa Bedanya?

Foto: Pinterest

Teknologi.id – Nama Domain Premium merupakan
nama domain yang mempunyai nilai tinggi. Ini dikarenakan nama domain terdiri
dari huruf yang terbatas mulai dari 2 hingga 4 karakter saja.

Pemilihan kata atau wording penting
agar mudah dibaca dan diingat. Penggunaan nama domain yang unik serta singkat
akan meningkatkan brand awareness dan jumlah orang yang mengunjungi website
tersebut.

“Nama domain yang pendek dan
unik akan membuat situs anda lebih mudah diingat, itulah mengapa domain premium
.id hadir, dan ini bisa menjadi investasi digital jangka panjang ke depannya,
karena terdapat banyak keuntungan dari penggunaan domain premium
tersebut,” ucap Gunawan Tyas Jatmiko, Deputi Pengembangan Usaha, Pemasaran
dan Kerjasama.

Gunawan juga menjelaskan bahwa ada dua
kategori domain premium yang di kelola oleh Pengelola Nama Domain Indonesia
Pandi. Yang pertama yakni domain cantik yang terdiri dari 2 sampai 4 huruf dan
domain premium super yang terdiri dari singkatan atau deretan huruf dan angka.

Baca juga: Tak Sengaja Beli Domain Negaranya, Google di Argentina Down

Nama Domain Premium memiliki identitas
yang lebih dipercaya dan dapat menambah nilai dari nama domain itu sendiri. Ini
karena akan sangat mudah dibaca dan diingat. Selain itu, secara branding juga akan
sangat meningkatkan exposure dari brand yang dipakai.

“Selain itu masih banyak domain
terbatas dan premium yang ada di Pandi, jadi potensi memilikinya masih tinggi
asalkan segera dibeli,” ucap Gunawan.

Pandi rupanya berencana untuk meluncurkan
landing page penjualan domain premium pada Agustus mendatang.

Gunawan mengatakan bahwa landing page
tersebut ramah digunaka. Ini memudahkan pengguna dalam bertransaksi melalui
layanan yang disediakan. Menurutnya, hal ini dapat menjadi poin penting yang
dapat membuat pengguna semakin nyaman.

“Kami akan meluncurkan dua
landing page untuk meningkatkan penjualan domain .id tersebut, yang pertama
landing page penjualan domain dengan karakter terbatas untuk bisa mengakomodir
kegiatan direct selling kepada user, dan yang kedua penjualan domain .id
bersama dengan registrar,” ucapnya.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *