Strategi Email Marketing Tingkatkan Penjualan

Kenapa perusahaan masih menjalankan email marketing?

Berdasarkan data dari McKinsey & Co Study, email marketing masih 40 kali lebih efektif dalam menjangkau target customer dibandingkan twitter dan facebook. Hal tersebut diperkuat dengan adanya pandemi Covid-19 membuat masyarakat untuk tetap di rumah dan memaksimalkan aktivitas secara daring.

Tentunya ini sangat membuka peluang besar untuk dapat melakukan engagement customer baik bisnis online maupun konvensional yang beralih kearah digital marketing.

Artikel kita kali ini akan membahas lebih lanjut bagaimana strategi membangun email marketing untuk meningkatkan penjualan Anda. Berikut ulasan selengkapnya :

Pengertian email marketing
Basis dari pemasaran digital umumnya terdiri dari social media yang dikelola dengan baik, email marketing, Search Engine Optimization yang disertai dengan content marketing, digital advertisement seperti facebook ads, linkedin ads maupun google ads, serta adanya online event untuk meingkatkan brand awareness dan dapat menjangkau konsumen lebih spesifik.

Email marketing atau surat elektronik marketing adalah upaya untuk membangun hubungan dengan customer sehingga mampu meningkatkan brand loyalty. Jika mungkin kita sering mendengar media sosial sebagai sarana untuk menjalin komunikasi dengan pelanggan, atau melakukan branding dan soft selling, berbeda dengan email marketing.

Email marketing yang baik adalah email marketing yang mampu memahami kebutuhan customer, bukan hanya sebatas mengirimkan informasi tanpa berdasarkan profiling customer yang tepat.

Email marketing dapat menjadi media marketing bagi bisnis online yang sangat powerful apabila Anda mampu menjalankan campaign secara personalize.

Tak lengkap rasanya jika kita tidak mengetahui apa saja kekurangan serta kelebihan suatu sistem.

Kekurangan email marketing seperti sering kita ketahui yakni email yang kita kirimkan sering kali masuk ke folder spam maupun folder promosi sehingga membuat customer jarang membuka email yang sifatnya menjual.

Sedangkan dilihat dari manfaat email marketing, yakni mampu menjangkau customer lebih luas.

Selain itu, email marketing juga biasanya ditujukan pada customer yang memang memiliki minat pada produk kita berdasarkan data dari journey builder yang disematkan dalam website atau landing page.

Baca juga 5 Langkah Mudah Menciptakan Email Momentum

Prinsip dalam email marketing
Dalam dunia digital marketing, prinsip email marketing sendiri adalah dapat dijalankan melalui marketing tools seperti Salesforce Email Studio maupun dijalankan secara manual.

Jika perusahaan Anda masih tergolong baru dan belum memiliki banyak alamat email customer, Anda mungkin masih bisa menjalankan email marketing secara manual.

Namun berbeda halnya jika perusahaan Anda memiliki database customer yang berjumlah ribuan atau bahkan jutaan, akan jauh lebih mempermudah pekerjaan marketing dengan menjalankan strategi marketing via automated tools.

Tips Membangun Email Marketing
Saat Anda mengirim pesan pada customer tentunya Anda harus memikirkan beberapa hal yang dapat membuat open rate email Anda tinggi. Berbeda dengan social media marketing yang dilandaskan pada prime time customer untuk mencari hiburan, surat elektronik atau email marketing didasarkan beberapa aspek seperti prime time customer saat bekerja dengan time cycle yang jauh lebih kecil. Oleh karenanya berikutnya yang akan kita bahas adalah tips trik email marketing agar email marketing yang Anda blast mampu menjangkau konsumen.

  1. Pastikan konten tidak terlalu panjang namun memiliki makna
    Subject email yang pendek hingga medium nyatanya memiliki open rates yang jauh lebih tinggi dari calon pelanggan. Oleh karenanya sebagai internet marketer Anda harus membatasi subject email maksimal 50 karakter.

  2. Bermain dengan visual
    Berbeda dengan direct marketing, taktik pemasaran dalam digital marketing mengutamakan sisi visual dengan memperhatikan tata letak untuk menarik perhatian pembaca. Oleh karenanya pertimbangkan sisi user experience sehingga pesan yang Anda kirimkan mudah dipahami dan tentunya dapat menghasilkan penjualan.
  3. Lakukan test
    Saat Anda hendak menjalankan sebuah campaign email, pastikan Anda melakukan test pada calon pelanggan dan mengauditnya serta memilih mana pesan yang paling banyak diminati. Jangan lupa untuk membuat pesan yang kirimkan lebih mobile friendly, sehingga customer dapat membaca pesan yang Anda kirimkan secara jelas.
  4. A/B Testing
    Pada intinya, tahapan A/B testing menggunakan dua versi email Anda, dan menguji untuk melihat mana yang memiliki data statistik lebih baik. Katakanlah Anda ingin menguji content marketing dari segi baris subjek untuk melihat mana yang lebih efektif di perangkat mobile. Anda mengirimkan dua versi baris subjek yang berbeda ke sebagian pelanggan Anda (hal ini adalah bagian dari “A / B”). Berdasarkan hasil pengujian A / B tersebut, score tertinggi ditentukan dan data statistik tertinggi yang dikirimkan ke pelanggan Anda yang lain.

Strategi membangun email marketing

Setelah Anda mengetahui beberapa tips trik untuk menjalankan email marketing, berikutnya yang perlu Anda pahami adalah strategi pemasaran melalui email marketing.Hal ini karena sejatinya mengirimkan email marketing tak hanya sebatas mengirim pesan tanpa membuat planning yang jelas. Email marketing dalam aktivitas digital marketing memiliki strategi yang berbeda dengan direct marketing.Berikut ini adalah strategi email marketing untuk mendukung kampanye email marketing dengan berbagai macam metode pemasaran yang perlu Anda pahami.


1. Lakukan penekanan pada preheader

Jika sebelumnya Anda telah memahami pentingnya subject line dalam email. Selanjutnya Anda harus melakukan penekanan yang cukup kuat di bagian preheader.

Preheader adalah bagian email yang terlihat dibawah subject line dan sering kali menjadi pertimbangan oleh calon pelanggan untuk membuka email marketing yang Anda kirimkan.

Anda pun bisa membatasi preheader email sampai dengan 100 karakter dan buatlah agar lebih ‘catchy’ untuk menarik perhatian pelanggan potensial.

2. Personalisasi email yang Anda kirim
Strategi berikutnya yang harus Anda ketahui adalah personalisasikan email yang Anda kirim. Bandingkan saat customer mendapatkan ucapan ulang tahun dari perusahaan tanpa mencantumkan nama dengan ucapan ulang tahun yang disertai nama customer. Hal ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan open rate email marketing Anda.

Selain itu dengan customisasi penerima email yang Anda kirimkan pun akan lebih mudah masuk kontak email. Begitupun saat Anda hendak memasarkan produk, dalam produk Salesforce Marketing Cloud.

Anda memungkinkan melihat customer journey sehingga email yang Anda kirimkan lebih tepat sasaran sesuai dengan perilaku customer di dalam landing page atau website Anda.

3. Perjelas Call to action
Mengirimkan sebuah email marketing tentunya bukan hanya mengirimkan informasi yang jelas, namun juga harus disertai dengan call to action agar email marketing yang Anda jalankan terhadap calon pelanggan dapat menghasilkan conversion.

Salah satunya adalah dengan memberikan button atau tombol untuk melakukan transaksi dengan menerapkan sistem limited-time offer atau penawaran terbatas,

4. Gunakan email marketing automation
Seperti telah dibahas di atas, jumlah leads dari sebuah perusahaaan bisa saja ratusan, ribuan, hingga jutaan. Jika database customer perusahaan Anda masih berkisar ratusan tentunya email marketing masih bisa dilakukan secara manual walaupun cukup menyita waktu marketing itu sendiri.

Namun tak perlu kawatir, saat ini ada banyak sekali marketing tools seperti mailchimp hingga Salesforce Email Studio untuk menjalankan email marketing automation.

Platform email blast seperti Salesforce Email Studio dapat pula diintegrasikan dengan core CRM sehingga aktivitas marketing yang dijalankan akan jauh lebih akurat dengan bantuan artificial intelligence.

Kenapa memilih Salesforce?
Salesforce melalui layanan marketing cloud menyediakan marketing tools melalui layanan email studio yang dapat digunakan oleh divisi marketing Anda.

Email studio tak hanya menjadi platform email blast, melalui platform ini Anda dapat memasarkan produk sesuai dengan target penerima pesan yang ingin Anda capai maupun strategi pemasaran yang telah Anda tetapkan.

Platform email studio memungkinkan marketing untuk menargetkan audience atau penerima pesan sesuai dengan profiling data customer, membuat email yang menarik, dan automasi pesan.

Email Studio juga menyediakan Einstein Artificial Intelligence (AI) agar campaign yang dijalankan marketing mencapai engagement yang tinggi dari pengguna internet sehingga mampu meningkatkan conversion rate.

Tentang Saasten Technologies
Setelah Anda belajar email marketing, Anda pun bisa memilih platform yang tepat agar strategi marketing yang telah Anda buat dapat meningkatkan revenue perusahaan.

Kami dari Saasten Technologies dapat membantu Anda dalam menjangkau konsumen yang lebih kompleks melalui sistem email marketing untuk bisnis yang Anda jalankan melalui dukungan CRM #1 di dunia, yakni Salesforce.

Saasten Technologies adalah perusahaan cloud computing yang menyediakan layanan Software as a Service (SaaS) dan Platform as a Service (PaaS). Value preposition kami adalah mengedepankan kebutuhan customer dengan tag line ‘no intricacy’. Kami merupakan mitra terpercaya dari vendor terkemukan di dunia yakni Salesforce dan Google Cloud Platform.

Ingin tahu produk ini lebih lengkap? Silahkan klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *