Pemerintah Berencana Produksi Laptop, Tertarik Beli?

Foto ilustrasi: The Seattle Times

Teknologi.id – Pemerintah berambisi untuk menciptakan barang
elektronik dalam negeri. Salah satunya laptop merah putih.

Pembuatannya menggandeng produsen
laptop dalam negeri seperti PT. Zyrexindo Mandiri Buana Tbk. (ZYRX).

Tujuannya untuk meningkatkan
tingkatan Tingkatan Kandungan Dalam Negeri (TKDN) produk Tenkologi Informasi
dan Komunikasi (TIK), mengurang ketergantungan terhadap impor laptop.

Menteri Koordinator Maritim dan
Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sudah ada laptop yang diproduksi
dalam negeri hasil dari Kerjasama kampus ternama di Indonesia.

“Kalau kita lihat ada yang
diproduksi dalam negeri, yang dibuat ITB, ITS, dan UGM, bekerja sama dengan
industri TIK dalam negeri untuk membentuk konsorsium,”

“Membuat produk tablet dan laptop
merah putih dengan merek Dikti Edu,” jelasnya seperti dikutip dari CNBC
Indonesia Jumat (23/7/2021).

Baca juga: Telkom Giring Startup Indonesia Go Internasional

“Di zamannya pak Menteri
Nadiem, kalau ini sudah bisa diluncurkan karena dengan jumlah pembelian
mencapai Rp 17 triliun selama beberapa tahun saya kira sudah dibangun industri
sendiri,” tambahnya.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan,
Riset, dan Teknologi, Nadiem Markarim mengatakan saat ini beberapa perguruan
tinggi juga sudah mengembangkan produk laptop dan tablet dalam negeri dari
konsorisum ITB, ITS dan UGM bekerja sama dengan Industri TIK dalam negeri.

“Ini juga jadi salah satu
kebanggaan kita, selain itu produsen PDN juga diminta meningkatkan peserta
didik SMK dalam praktek perakitan dan tenaga after sales service, jadi semua
ekosistem semua bergerak. Ini jadi praktik baik dalam pembelian dalam
negeri,” jelasnya.

Berdasarkan data Kemenperin,
nilai impor laptop dalam 5 tahun terakhir dari 2016 – 2020 sudah mencapai US$ 1
miliar, atau setara dengan Rp 14 triliun dengan kurs (Rp 14.000/US$).

Permintaan produk laptop di
Indonesia sekitar 3 juta unit per tahun dengan market share produk impor sampai
95%, dan 5 % untuk produk laptop dalam negeri.

Baca juga: Ini Syarat Dapatkan STB Gratis untuk Beralih ke TV Digital

Maka ke depan, Perusahaan teknologi
produsen laptop asal Indonesia seperti ZYREX bersiap untuk mengambil pangsa
pasar yang lebih besar sehingga Laptop Buatan Indonesia bisa menjadi tuan di
negaranya sendiri.

Menteri Perindustrian Agus
Gumiwang Kartasasmita meminta beberapa perusahaan produsen produk Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) melakukan kegiatan Research and Development
(R&D) di dalam negeri, khususnya produk chip yang saat ini banyak dicari.

“Ini untuk ekosistem
pembuatan mulai dari intellectual property (IP), komponen utama, komponen
pendukung,” jelasnya.

“Apabila perakitan bisa
mencapai 1 – 2 juta laptop dalam negeri maka akan mendorong ODM laptop semakin
tertarik memperkuat ekosistem laptop dari Indonesia. Saat ini laptop yang dapat
dirakit dalam negeri mencapai 400 ribu unit,” jelasnya.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *