Jangan Klik Link WhatsApp Pink ini atau Akunmu akan Diretas!

Foto: Onnewstimes

Teknologi.id – Belakangan ini kembali muncul kejahatan siber, yaitu
yang bertujuan untuk meretas akun WhatsApp.

Peneliti keamanan siber telah
menemukan sebuah aplikasi bernama WhatsApp Pink yang diklaim berbahaya.

WhatsApp Pink ini diyakini dapat
mencuri data setelah diinstall dan memungkinkan hacker mendapatkan akses ke
ponsel pengguna.

Penipuan ini berisi link yang
jika diklik akan mengarahkan pengguna untuk mengunduh file APK.

Link ini menyebar lewat grup
WhatsApp dan sudah ada beberapa pengguna yang menyebarkannya tanpa mengetahui
bahaya di balik link ini.

Selain menawarkan tema baru
WhatsApp berwarna merah muda, penipuan WhatsApp Pink ini juga menjanjikan
fitur-fitur baru.

Baca juga: Hacker Bisa Blokir WhatsApp Milikmu Pakai Nomor Telepon

Untuk mengelabui korban dan
terlihat meyakinkan, link ini menyamar sebagai update resmi dari WhatsApp.

Hal ini pertama kali dibagikan
oleh Rajshekhar Rajaharia selaku peneliti keamanan siber asal India. Informasi
ini dibagikan langsung melalui akun Twitter miliknya.

https://twitter.com/rajaharia/status/1383476641293168640

“Hati-hati dengan WhatsApp
Pink!! Virus sedang menyebar di grup WhatsApp dengan link download APK,”

“Jangan klik link apapun dengan
nama #WhatsAppPink. Akses penuh terhadap ponsel kalian akan hilang,” kata
pakar keamanan siber Rajshekhar Rajaharia dalam postingannya di media sosial
Twitter.

Baca juga: Hati-hati Marak Pembajakan WhatsApp, Begini Modusnya

Apabila kamu mengklik link
tersebut, hacker akan mengambil kendali perangkatmu. Imbasnya, kamu akan kehilangan
akun WhatsApp selamanya beserta data yang ada pada akunmu.

Menurut Director Voyager Infosec
Jiten Jain, penipuan seperti WhatsApp Pink ini mirip seperti kasus WhatsApp
Gold yang sudah lama beredar.

Kedua kasus ini sama-sama
menyamarkan malware sebagai aplikasi palsu yang menawarkan fitur WhatsApp.

Baca juga: Diblokir Orang Lain di WhatsApp? Ini Cara Mudah Membukanya

Jain pun menyarankan pengguna
WhatsApp agar tidak menginstal APK atau aplikasi lainnya di sumber yang tidak
resmi, dan hanya menginstal aplikasi di Google Play Store atau Apple App Store.

“Aplikasi jahat seperti ini
bisa digunakan untuk menyusup ke dalam ponsel kalian dan mencuri data pribadi
seperti foto, SMS, kontak, dan lain-lain,” kata Jain dikutip dari Detik
hari Selasa 20 April 2021.

“Malware berbasis keyboard
bisa digunakan untuk memonitor semua yang kalian ketik. Ini bisa digunakan
untuk menangkap dan mencuri password bank,” imbuhnya.

Jika terlanjur mendownload WhatsApp
pink ini  segera hapus browser cache yang
ada di pengaturan, cek perizinan untuk semua aplikasi, jika terlihat pengaturan
perizinan aplikasi banyak yang berubah, segera ganti agar peretas tidak bisa
melanjutkan aksinya lebih jauh.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *