Rancangan Robot Army dengan Sistem Mirip LEGO

 Ilmuwan angkatan darat bersama dengan peneliti di Universitas Massachusetts Institute of Technology menciptakan struktur seperti LEGO untuk membuat robot army. Robot ini diharapkan dimasa depan dapat membantu tentara dalam melintasi ruang pertempuran.

Robot army ini memiliki sistem seperti LEGO, yaitu bisa dikonfigurasi ulang sendiri. Salah satu sistem yang dirancang oleh Laboratorium Riset Angkatan Darat Komando Pengembangan Kemampuan Tempur Angkatan Darat, adalah sekumpulan robot yang dapat membentuk jembatan untuk menyeberangi sungai sebagai jalan untuk penyeberangan pasukan, dan kemudian bisa dikonfigurasi ulang untuk misi lain.

Dr. Bryan Glaz, kepala ilmuwan asosiasi di Direktorat Teknologi Kendaraan ARL, mengatakan bahwa sistem robot ini juga termasuk kemampuan untuk membangun struktur penyerap benturan/ledakan. Upaya ini dilakukan sebagai langkah memajukan manuver dan gerakan Angkatan Darat.

Baca juga: 5 Robot Militer Buatan Indonesia yang Tidak Kalah Canggih

Foto: ArmyTimes

Serangkaian tujuan yang ditetapkan dalam investasi sains dan teknologi ini, yaitu mengembangkan sistem yang mampu melakukan transformasi empat dimensi, mengubah bentuk sistem, modalitas dan fungsi, untuk membantu pertempuran darat. 

Dr. Christopher Cameron seorang peneliti Angkatan Darat mengatakan bahwa, “Robot yang bisa menata ulang untuk membentuk jembatan ini mirip dengan robot semut, hal ini adalah salah satu perwujudan dari konsep robotika struktural kami. Kami juga melihat implikasi yang lebih luas untuk robotika darat yang dapat beradaptasi, dapat dikonfigurasi ulang, dan tangguh”.

Para peneliti juga tertarik untuk membangun bahan penyerap benturan untuk robot serupa. Menggunakan konfigurasi LEGO-lattice yang dipasangkan dengan cetakan injeksi untuk membantu perakitan cepat. Metode pembangunan struktur robot tersebut bekerja  berdasarkan kebutuhannya. Seperti, akan menjadi lebih tebal saat gaya diterapkan, maupun menjadi kaku atau fleksibel, tergantung pada kebutuhan atau reaksinya. Para peneliti juga beranggapan bahwa menggunakan bahan dan cara ini struktur yang didapatkan akan lebih besar dan mudah disatukan dibandingkan dengan bahan konvensional yang digunakan pada robot saat ini.

Baca Juga: 6 Negara Asia ini Buat Senjata Hipersonik dan Energi Terarah

Proyek CCDC lainnya yang sedang dikembangkan adalah plastik canggih dengan bahan kimia yang memungkinkan drone atau robot untuk berubah menjadi robot lain, bahkan di tengah penerbangan. Namun hal ini tidak akan seperti T-1000 dalam franchise film Terminator. Alih-alih logam cair, ini kemungkinan akan menggunakan bahan seperti plastik yang mendukung memori.

Frank Gardea, seorang ilmuwan di Army Research Lab, bagian dari Komando Pengembangan Kemampuan Tempur mengatakan bahwa, “Plastik yang dilihat setiap hari, pada dasarnya begitu anda membuatnya, plastik itu tetap dalam bentuk yang sama. Jadi, yang kami lakukan adalah memperkenalkan beberapa chemistry yang memungkinkan kami memodifikasi bagian itu dengan menstimulasinya. Kami menerapkan beberapa stimulasi dan kami dapat membuat perubahan bentuk atau mendaur ulang materi baru untuk proses baru.”

(fmh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *