Cara Menyelamatkan Data Jika Windows Tidak Bisa Booting

Foto: PCMag

Teknologi.id – Melakukan troubleshooting pada suatu komputer merupakan hal yang sangat membuat frustasi, namun pernahkan kalian memiliki berkas-berkas penting yang terjebak atau bahkan kehilangan berkas tersebut di dalam suatu perangkat keras komputer?

Ada kemungkinan perangkat penyimpanan data kamu corrupted atau mati, di dalam kasus ini untuk mengembalikan data akan merogoh kocek cukup tinggi atau mustahil.

Tapi dalam banyak kasus, komputer mungkin hanya tidak dapat booting, karena beberapa alasan diantaranya catudaya (power supply) yang tidak bekerja sebagaimana mestinya, sektor boot yang rusak, atau karena alasan lainya. Ada beberapa cara untuk mengembalikan berkas-berkas tersebut. Berikut cara selengkapnya:

Boot dari USB Drive

Foto : PCMag

Mungkin perangkat keras komputer kamu masih berfungsi, tetapi tidak bisa boot ke Windows. Mungkin bootloader rusak, atau mungkin masalah driver menghalangi kamu untuk melihat desktop Windows yang sudah dikenal. Namun, jika komputer masih berfungsi, kamu dapat menggunakannya untuk boot dan memungkinkan mengakses data pribadimu.

Baca Juga : Cara Menonaktifkan Windows Update Secara Permanen

  1. Jika kamu menggunakan PC Windows, kamu dapat membuat drive USB yang dapat di-boot dengan Windows di dalamnya. Ambil PC lain dan drive USB dengan ruang minimal 16GB. Di PC itu, unduh Microsoft’s Media Creation Tool, jalankan, dan pilih ISO saat diminta.
  2. Kemudian, unduh Rufus, klik mulai, dan pilih drive USB milikmu di menu dropdown “Device”.
  3. Pilih ISO Windows di “Boot Selection” dan Windows To Go di “Image Option”
  4. Klik Mulai, dan tunggu prosesnya selesai.
  5. Reboot komputermu.

Saat kamu melihat startup screen, tekan salah satu tombol di keyboard untuk masuk ke menu boot (Del/F2/F11 tergantung komputermu). Cari bagian “Boot Order”, pindahkan drive USB kamu ke bagian paling atas dari daftar. 

Jika semuanya berjalan dengan baik, komputer Anda akan mem-boot ke Windows baru dari drive USB itu. Buka File Explorer dan hard drive kamu akan muncul di sana, dengan semua data yang utuh. File tidak akan muncul jika Hard Drivemu rusak.

(cf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *