Teknik-teknik Inventory Management yang Wajib Kamu Tahu!

Kalau sudah berurusan dengan inventory atau stok barang dagangan, seringkali kamu harus pusing dan kebingungan. Jumlah barang yang banyak, variasi barang yang beragam, dan masalah-masalah lain yang datang silih berganti membuat kepala kamu ruwet.

Bisa jadi, kamu masih belum tahu banyak tentang metode-metode warehouse management. Agar kamu lebih mudah dan nyaman mengelola inventory, yuk ketahui metode-metode pengelolaan gudang dan stok barang dagangan di bawah ini!

1. JIT (Just-In-Time)

Teknik ini mendorong kamu untuk menyiapkan bahan baku ketika dibutuhkan untuk produksi. Dampaknya, teknik JIT mampu meminimalkan tingkat inventory di gudangmu dan biaya inventory holding. Namun, jika kamu memilih menggunakan teknik ini, maka kamu harus memastikan bahwa setiap proses produksi harus minim kesalahan agar dapat memberikan produk yang terbaik untuk pelanggan.

2. Backordering

Backordering adalah teknik yang dilakukan suatu bisnis untuk menerima pesanan terhadap suatu barang yang sedang kosong (out of stock). Untuk mengimplementasikan teknik ini secara optimal, kamu perlu persiapan yang menyeluruh saat produkmu akan siap dibuat, terlebih saat pesanan yang masuk tidak sedikit. Namun, teknik ini berguna bagi bisnis-bisnis kecil untuk lebih fleksibel mengelola inventory dan bisnisnya serta mampu mendorong peningkatan penjualan.

3. Bulk shipment

Teknik ketiga ini umumnya dilakukan dengan mengirimkan pesanan konsumen yang serupa dalam jumlah yang besar. Teknik ini memungkinkanmu untuk menekan biaya pengiriman dan meraih keuntungan yang tinggi. Namun, kamu perlu mempertimbangkan holding cost apabila ingin menerapkan teknik ini, sebab teknik ini mampu mendongkrak jumlah ruang yang dibutuhkan untuk penyimpanan barang.

4. Inventory Cycle Count

Teknik ini bisa dipakai jika kamu ingin melakukan manajemen stok barang dagangan dengan cepat dan hemat tenaga. Kamu tidak perlu mengelola seluruh stok yang ada, tetapi cukup sebagian kecilnya atau sample-nya saja. Meskipun begitu, kita semua sudah tahu kekurangannya, yakni tidak memberikan hasil pengelolaan stok yang akurat dan tepat.

Tidak semua teknik cocok untuk bisnismu. Maka dari itu, kamu perlu pahami dulu seperti apa bisnismu berjalan dan kebutuhannya. Dari situ, kamu bisa tentukan mana teknik yang terbaik untuk membantumu mengelola stok barang dagangan. Namun, jangan lupa juga untuk gunakan aplikasi pengelolaan stok barang dagangan sebagai seperti Onstock yang memiliki beragam fitur pengelolaan inventory dan siap jadi asisten digitalmu untuk mengelola stok barang dagangan bisnismu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *