Hari Ini Arus Lalu Lintas Puncak Nampak Bergeliat, Tapi Okupasi Hotel Dan Villa Masih Sepi

 

Situasi Arus Lalu Lintas di kawasan Cisarua , Puncak, pada pukul 5 sore hari ini, Sabtu, 06/03. Foto : Cj

Kabupaten Bogor.Harnasnews.com – Beberapa hari terakhir situasi lalu Lintas di kawasan wisata Puncak nampak ramai lancar.  Begitu pula pada weekend kali ini. Pantauan Harnasnews.com, kepadatan lalu lintas nampak di seputaran pasar Cisarua pada pukul 5 sore .

Kendaraan mengular dari hingga atas Simpang Safari ke arah bawah. Begitu Pula yang menuju arah Puncak. Kendaraan tersendat di seputaran Pasar Cisarua akibat banyak nya masyarakat dan kendaraan yang memotong jalan.

Namun ramainya lalu lintas ini belum di barengi dengan tingkat hunian Hotel dan Villa di kawasan Puncak. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Boboy Ruswandi. Menurutnya tingkat pesanan kamar malam ini masih dibawah 10%.

” Sampai sore ini, tingkat pesanan dan okupasi kamar hotel masih di bawah 10%. Meski jalanan kelihatan ramai Tapi belum banyak tamu yang menginap di hotel-hotel ” ujar Boboy saat di hubungi Harnas.news.com, Sabtu, 6/03.

Penghentian Kebijakan  Ganjil Genap oleh Pemerintah  Kota (Pemkot) Bogor tidak berpengaruh pada tingkat kunjungan  wisatawan ke Puncak. Dampak yang Paling significant adalah adanya penyekatan wisatawan di Simpang Gadog.

” Kalau dampak dari penghentian sementara Kebijakan Ganjil Genap di Kota Bogor tidak terlalu pengaruh, yang berpengaruh besar itu adalah adanya penyekatan kendaraan di Simpang Gadog terkait adanya kebijakan PKPM yang mewajibkan pengunjung/wisatawan wajib menunjukan hasil tes SWAB” papar Boboy.

Hal senada disampaikan Hana , salah satu Staff Hotel  Yonan. ” Belum ada peningkatan mas, meskipun kebijakan ganjil-genap dihilangkan tetap saja tamu hotel sepi,” ujarnya.

Menurut dia, sepinya pengunjung hotel terjadi sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), lalu diperparah dengan adanya penyekatan di lampu merah Gadog bagi wisatawan untuk menjalani rapid test dan kebijakan ganjil-genap.

” Pengelola hotel saat ini mengalami penurunan omset karena tamu yang berkunjung hampir tidak ada, dalam sehari paling ada tamu 3 sampai 7 orang,” imbuhnya.

Untuk mensiasati biaya operasional hotel, kata dia lagi, pengurangan karyawan terpaksa dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Dia berharap, agar pemerintah mengambil langkah guna menyelamatkan nasib pengusaha hotel di puncak yang mayoritas karyawannya adalah warga sekitar.

” Kalau tidak ada langkah atau upaya pemerintah, hotel-hotel bisa gulung tikar dan semua karyawan dirumahkan,” pintanya.

Senada dilontarkan Sahili (37), pengelola vila di wilayah Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, yang mengaku tidak ada tamu sama sekali meskipun kebijakan ganjil-genap dihentikan oleh Pemkot Bogor.

” Tidak ada tamu pak sudah hampir dua bulan ini, kebijakan dihilangkannya ganjil-genap mungkin hanya berdampak baik bagi pengelola tempat wisata bukan kepengelola vila,” keluhnya. (RFS/Cj)

The post Hari Ini Arus Lalu Lintas Puncak Nampak Bergeliat, Tapi Okupasi Hotel Dan Villa Masih Sepi appeared first on Harnasnews.com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *