Menengok Layar Super AMOLED Xiaomi Redmi Note 10


Foto: Gizmochina

Teknologi.id – Xiaomi merilis smartphone
terbarunya, Redmi Note 10. Salah satu aspek yang paling mencuri perhatian dari
rilisnya Xiaomi Redmi Note 10 adalah penggunaan layar Super AMOLED buatan Samsung
pada Redmi Note 10.

Ini adalah seri pertama Xiaomi yang
menggunakan fitur layar super AMOLED Samsung. Layar super AMOLED adalah layar
AMOLED yang memiliki fungsi sentuh terintegrasi.  Maksud dari fungsi sentuh terintegrasi adalah,
layar AMOLED ini tak hanya mengenali sentuhan di bagian atas layar saja, lapisan
tersebut juga diintegrasikan ke dalam layar itu sendiri.

Layar Super AMOLED dikatakan menawarkan
berbagai macam warna dengan tingkat kejernihan warna yang luar biasa yang
diterjemahkan ke dalam resolusi yang jauh lebih besar. Dengan rasio kontras
100.000:1, layar Super AMOLED mampu secara otomatis beradaptasi dengan berbagai
lingkungan pencahayaan untuk memudahkan mata, sekaligus memberikan kualitas
gambar yang bagus saat bermain game atau menonton multimedia.

Melansir dari Lifewire, Super AMOLED dinilai
memiliki kemiripan dengan AMOLED. Hal yang membedakan S-AMOLED adalah lapisan
yang mendeteksi sentuhan, disebut digitizer atau lapisan layar sentuh tertanam
langsung ke layar. Dengan kelebihan itu, S-AMOLED dapat membuat perangkat bisa
lebih tipis karena teknologi untuk tampilan dan sentuhan berada pada lapisan
yang sama.

Baca juga: realme Narzo 30A HP Gaming Dibawah Rp2 Juta Terbaik?

Dengan kelebihan itu, S-AMOLED dapat
membuat perangkat bisa lebih tipis karena teknologi untuk tampilan dan sentuhan
berada pada lapisan yang sama.

S-AMOLED dapat menyajikan kontras
yang lebih tinggi, ditambah kurangnya celah udara antara digitizer dan layar
sebenarnya, menghasilkan tampilan yang lebih tajam dan lebih hidup.

S-AMOLED hanya membutuhkan
sedikit daya sehingga tidak menghasilkan panas sebanyak teknologi layar yang
sebelumnya. Minimalisir daya akibat piksel sebenarnya dimatikan guna tidak
memancarkan cahaya atau menggunakan daya saat menampilkan warna hitam.

S-AMOLED juga lebih sensitif untuk
disentuh dan tidak banyaknya lapisan membuat pantulan cahaya berkurang.
S-AMOLED juga memiliki kecepatan refresh yang lebih tinggi sehingga membantu
mempercepat waktu respons.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *