Turki Perbarui Helikopter Tempur T629, Apa Perubahannya?

Foto: TRT World

Teknologi.id – Turki kembali membuat gebrakan dalam membuat alutsista,
setelah belum lama ini Turkish Aerospace Industries (TAI) memperlihatkan secara
resmi prototipe helikopter tempur tanpa awak dan bertenaga listrik, T629.

Helikopter tempur T629 dipamerkan dalam sebuah upacara di fasilitas
TAI yang berlokasi di Kahramankazan, 25 Februari 2021 lalu.

Pada upacara tersebut, T629
menjadi salah satu dari tiga proyek helikopter serang yang diluncurkan oleh
Turkish Aerospace.

Baca juga: Google Stadia Bakal Hadirkan 4 Game Baru

Dengan label tanpa awak dan
bertenaga listrik membuat helikopter tempur T629 langsung mencuri perhatian.
Helikopter ini terlihat berbeda dengan T629 yang pertama kali dilihat publik
pada Juni 2020.

Perbedaannya, helikopter T629
yang terdahulu masih memakai awak, sedangkan rencananya Turki akan mengembangkan
dua helikopter berbeda dalam struktur berawak dan tak berawak bertenaga
listrik.

Proyek helikopter T629 telah
berlangsung sejak 2017, dan TAI mulai merakit alutsista model helikopter
pertama pada tahun 2019.

Baca juga: Natuna Memanas, RI Patut Waspadai 5 Senjata Canggih Cina Ini

Dikutip turkishdefencenews dari
Indo Militer, helikopter tempur T629 tak berawak dan bertenaga listrik diyakini
akan sangat berguna bagi Komando Angkatan Laut Turki.

Diharapkan nantinya helikopter
tempur T629 dapat dioperasikan oleh Angkatan Laut Turki yang membutuhkan
platform helikopter tanpa awak untuk dioperasikan di kapal induk TCG Anadolu.

Informasi terkait helikopter
tempur T629 sayangnya masih sangat terbatas. Helikopter T629 ini hanya
disebutkan memiliki berat maksimal enam ton dan punya tampilan yang mirip
dengan Helikopter Serang dan Inta Taktis T129 ATAK.

Baca juga: Ini Keunggulan Drone Tempur Milik Iran, Kaman-22

Helikopter tempur T629 memiliki
bobot sekitar 6 ton dan akan memiliki banyak amunisi, terutama amunisi untuk
kanon 20 mm dan payload sensor sebagai wahana tanpa awak.

Selain itu juga akan dilengkapi
dengan rudal terarah 70 mm dan rudal anti-tank L-UMTAS. Turki juga berencana
membuat pesawat tempur canggih lainnya.

Proyek-proyek TAI lainnya yang
sedang berlangsung yaitu helikopter ATAK-2 yang akan melakukan penerbangan
perdananya pada tahun 2023.

Selain itu ada pesawat jet
bernama Hurjet yang dijadwalkan terbang pada akhir tahun 2022. Pesawat lain
yang direncanakan lepas landas pada tahun 2023 adalah Pesawat Tempur Nasional
TF-X.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *