Pandemi Buat Warnet Ini Berubah Jadi Tambang Bitcoin

 Satu warung internet atau warnet di kota Ho Chi Minh, Vietnam dilaporkan telah beralih ke penambangan cryptocurrency.

Dilansir dari VN Express International, pada hari Jumat (19/2), Warnet LẮP ĐẶT PHÒNG NET, yang dijalankan oleh Star Gaming, beralih ke penambangan cryptocurrency karena pandemi COVID-19 yang mencegah bisnisnya beroperasi normal. Dinh Thi My Le, pemilik kafe game di Distrik 3, bahkan terpaksa harus menutup bisnisnya menyusul perintah social distancing di Kota Ho Chi Minh minggu lalu.

“Pada saat yang sama, nilai Bitcoin meningkat tajam. Jadi, teman-teman saya mengatakan bahwa saya harus beralih ke penambangan cryptocurrency karena mesin akan mengalami kerusakan jika mereka tetap tidak aktif terlalu lama,” katanya.

Hal ini bahkan juga membuat warnetnya menjadi warnet pertama di kota Ho Chi Minh yang menggunakan kartu grafis RTX 3080 berkualitas tinggi.

“Apa pun yang digali, dijual dalam sehari. Keuntungan bergantung pada nilai cryptocurrency, tetapi jauh lebih tinggi dari bisnis saya yang biasa,” kata Le.

Diketahui, sebuah warnet dengan 25 komputer biasanya dapat menghasilkan sekitar VND3 juta ($ 130) per hari jika digunakan untuk menambang cryptocurrency. Hal ini tentu jauh dari penghasilan bisnis warnet biasa yang menghasilkan sekitar VND2 juta. Bahkan, Le mengatakan bahwa komputer yang menggunakan unit pemrosesan grafis yang lebih kuat, dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan.

Menurut Le, beralih dari bermain game ke menambang cryptocurrency juga sederhana, hanya membutuhkan perangkat lunak tambahan dan tidak lebih. Dengan beralih fungsinya warnet ini menjadi penambangan cryptocurrency, diketahui biaya listrik menjadi lebih mahal karena kartu-kartu grafis harus dijalankan terus menerus. Meskipun demikian, Le mengatakan bahwa ia tetap mendapatkan untung.

“Kami menjual cryptocurrency dalam satu hari, dan kami tidak menyimpannya. Sehingga, uang dapat segera masuk dan kami dapat menghentikannya kapan saja kami mau. Mesin sudah tersedia, jadi biaya utamanya adalah listrik. Meskipun biaya listrik lebih mahal, namun tetap mendapatkan untung, “kata Le.

Baca juga: Bitcoin Kini Dapat Digunakan di Apple Pay

Warnet milik Dinh Thi My Le mungkin merupakan warnet pertama di Vietnam yang mengubah fungsi warnet menjadi penambang cryptocurrency. Namun, sesungguhnya strategi bisnis seperti itu sudah menjadi populer di tempat lain karena para pengusaha warnet juga terus berupaya mengimbangi kerugian.

Dikutip dari PC Gamer, pada hari Jumat (19/2), seorang pengguna Twitter @harukaze5719 berkomentar bahwa penambangan cryptocurrency adalah langkah populer yang banyak dilakukan oleh warnet di Korea Selatan.

Diketahui, nilai Bitcoin telah mencapai $ 52.000 pada hari Rabu, rekor tertinggi untuk cryptocurrency. Sehingga, tidak heran banyak pelaku bisnis warnet yang tertarik untuk mengalih fungsikan warnetnya menjadi penambangan cryptocurrency.

(st)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *