Cara Mengecek Keaslian Situs agar Tidak Tertipu

Saat berselancar di internet maka akan ditemukan banyak sekali situs-situs yang bisa dikunjungi. Tidak semua situs tersebut aman untuk dikunjungi, ada juga yang dipakai untuk penipuan atau menyebar berita palsu.

Banyak oknum yang memanfaatkan jumlah pengguna internet yang sangat banyak sehingga mereka memilih membuat situs untuk melancarkan tindakan terlarang tersebut.

Lalu, apakah ada cara untuk mengecek keaslian situs, mengetahui situs tersebut aman digunakan atau menyampaikan berita yang valid (tidak mengandung hoax)?

Ternyata ada cara sederhana yang dapat dilakukan, di antaranya dengan cara berikut ini

Baca juga: Cara Mengetahui Tipe RAM Tambahan yang Cocok untuk Laptop

1. Cek nama domain

Foto: watpedia

Langkah pertama yang paling mudah adalah dengan melihat nama domain situs yang bersangkutan. Sebaiknya hindari domain yang menggunakan blogspot untuk melakukan hal yang serius misalnya jual beli.

Jika terdapat nama perusahaan tetapi memakai domain blogspot, maka harus mencurigai hal tersebut, karena blogspot sangat mudah dibuat oleh siapapun bahkan gratis.

2. Cek kontak situs

Foto: Pixabay

Baca juga: 4 “Investasi” Penting yang Harus Dimiliki Fresh Graduate

Biasanya pada suatu situs tersedia informasi kontak situs tersebut, misalnya nomor telepon, email, dan alamat kantor. Jika suatu situs tidak mencantumkan kontak untuk dihubungi, sebaiknya jangan terlalu percaya pada isi situs tersebut, apalagi melakukan transaksi.

Saat kamu membutuhkan sesuatu dari situs tersebut misalnya ingin melakukan transaksi, tidak ada salahnya untuk menghubungi kontak yang tertera dan pastikan apakah benar kontak tersebut memang milik situs itu. 

3. Cek verifikasi situs

Foto: Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyediakan registrasi untuk para Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Indonesia yang bisa dikunjungi di alamat pse.kominfo.go.id.

Khusus untuk situs toko online, sebagai alternatif referensi pengguna internet bisa mengunjungi PolisiOnline.com. Disana, bisa memasukkan alamat situs yang ingin diketahui apakah aman atau tidak.

Tetapi cara tersebut tidak 100% valid, karena tidak semua situs sudah terdaftar disana, jumlah yang sudah teregristrasi dan terverifikasi identitas pemiliknya masih terbatas.

4. Gunakan situs pendeteksi keamanan

Foto: Google

Baca juga: Tips Finansial yang Harus Kamu Pahami Sebelum Usia 30 Tahun

Ada berbagai situs yang bisa mendeteksi apakah aman atau tidak. Misalnya Google Safe Browsing yang bisa digunakan untuk memeriksa status situs apakah ditemukan konten yang tidak aman atau aman digunakan.

Selain itu bisa juga menggunakan tools yang mampu memindai virus, phising, malware, dan situs web penipuan. Misalnya Is It Hacked, VirusTotal, PhisTank, atau lainnya.

(fpk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *