Teknologi Militer Canggih yang Akan Hadir di Masa Depan

Foto: Pinterest

Teknologi.id – Perkembangan teknologi terus
mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Pemanfaat teknologi sendiri dapat ditanamkan
pada berbagai sektor, salah satunya adalah militer. Dunia militer dengan
teknologi saat ini sudah seharusnya berjalan beriringan agar dapat terus
berinovasi ke depannya.

Seiring berjalannya waktu, masyarakat
modern akan mencapai titik penting di mana teknologi akan menggantikan seluruh
peralatan senjata militer kuno. Meskipun hal berikut masih berupa rencana dan
bayangan, beberapa inovasi teknologi di bidang militer ini sudah mulai
dikembangkan. Bahkan bukan tidak mungkin, kedepannya beberapa teknologi di
bidang militer ini akan hadir dan dapat digunakan.

Oleh karenanya, berikut inovasi
teknologi militer yang akan segera hadir di masa depan nanti.

Pesawat ‘Mode Siluman’

Foto: iStockphoto

Sebuah pesawat militer ketika
diterbangkan tentu dapat terdeteksi melalui radiasi elektromagnetik yang
dikeluarkan pesawat tersebut. Namun apa jadinya jika pesawat militer memiliki
kemampuan untuk tidak dapat terdeteksi oleh pihak musuh? Tentunya teknologi ini
akan menjadi sebuah inovasi yang sangat berguna dan bermanfaat di bidang
militer.

Saat ini, para ilmuwan sedang
mengembangkan sebuah pesawat yang dapat mengurangi kemungkinan terdeteksi
dengan mengarahkan kembali radiasi elektromagnetik dari radar.

Baca juga: 5 Negara Dengan Kekuatan Militernya yang Menakutkan

2. Senjata Antimateri

Foto: ZME Science

Senjata antimateri adalah senjata yang
menggunakan antimateri sebagai sumber kekuatannya. Angkatan Udara AS telah
mendanai proyek senjata antimateri ini dari banyak aplikasi destruktif yang
akan memiliki energi lebih eksplosif dibandingkan dengan reaktor fusi.

Hanya dengan setengah gram antimateri
saja, tenaga dan ledakan yang dihasilkan dapat setara dengan Bom Atom
Hiroshima. Jika memang demikian, dapat dibayangkan seberapa besar kekuatan yang
dihasilkan oleh senjata antimateri nantinya.

3. Senapan Plasma

Foto: GGWP

Senjata Plasma merupakan senjata yang
menggunakan yang gas terionisasi energi tinggi sebagai sumber tenaganya. Plasma
diproduksi oleh laser super panas dan perangkat frekuensi super tinggi. Penggunaan
senjata ini dapat kita lihat pada film-film sci-fic yang mengusung tema
militer dan perang.

Senjata ini sangat berbahaya karena
memiliki kemampuan membakar atau bahkan melelehkan target. Masih belum ada
contoh praktis dari senjata ini, namun baru-baru ini Boeing telah mendanai
pengembangan teknologi tersebut.

4. Sonic Weapon

Foto: Zuma Press

Sonic weapon adalah jenis senjata yang
menggunakan suara untuk melukai dan membunuh lawan. Gelombang suara yang dihasilkan
senjata ini menghasilkan daya yang sangat tinggi dan bisa sangat berbahaya bagi
korban. Senjata ini dapat dengan mudah menghancurkan gendang telinga lawan.

Sebuah tes pada tikus menunjukkan
bahwa senjata ini dapat merusak paru-paru dan hati pada 184 dB. Senjata ini
digunakan secara terbatas oleh pasukan militer serta polisi karena saat ini
para ilmuwan masih mengembangkan kekuatannya.

Baca juga: 5 Angkatan Laut Terkuat di Dunia, Ada Indonesia?

5. Microdrone

Foto: Regimage

Siapa yang tidak tahu drone, alias
UAV. Teknologi ini sudah mentransformasikan cara peperangan masa kini dan sudah
menjadi tak asing lagi dalam dunia teknologi militer.
Meski sudah masuk ke dalam teknologi
militer, ada beberapa fungsi yang tak bisa dilakukan drone, misalnya melakukan
operasi tanpa terdeteksi.

Untuk melakukan itu, drone harus
dibuat sekecil mungkin hingga skala yang tak terdeteksi. Beberapa pengarang sains
fiksi sudah menggunakan teknologi ini beberapa kali dalam buku atau film
mereka.

Pada Januari 2017 lalu, Pentagon AS
mengumumkan sukses menguji 103 microdrone yang berukuran masing-masing
16 sentimeter. Sebagian besar drone ini bersifat otonom dan mampu mengambil
keputusan kolektif, perubahan formasi yang menyesuaikan situasi dan kemampuan ‘menyembuhkan’
diri sendiri.

(MIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *