Robot NASA Gagal Jalankan Misi di Mars

Foto: NASA

Teknologi.id – InSight, sebuah robot dari organisasi antariksa NASA, gagal melaksanakan tugasnya. Robot tersebut gagal menggali permukaan Mars, setelah dua tahun berusaha dijalankan dan akhirnya diputuskan untuk berhenti (18/1/21).

Melansir Spacenews dan CNNIndonesia.com, NASA menyatakan bahwa upaya terakhir memalu ‘gundukan’ di permukaan Mars pada 9 Januari dianggap gagal. Gundukan itu telah dipalu hingga 500 kali, tetapi hanya membuat kedalaman dua atau tiga centimeter saja.

Kedalaman tersebut dinilai belum memenuhi kriteria untuk melakukan riset yang dibutuhkan. Tilman Sphon, peneliti dari misi tersebut memaparkan bahwa mereka telah mengupayakan segala hal, tetapi Mars dan penggali robotnya tetap saja tidak mampu.

Perangkat Heat Flow and Physical Properties Package (HP3) merupakan perangkat yang dikembangkan oleh German Aerospace Center dan digunakan untuk penggalian tersebut. Alat ini memiliki tugas untuk menggali serta mendapatkan informasi penelitian temperatur interior Mars.

Baca juga: Ke Mana Perginya File yang Terhapus dari HP? Ini Jawabannya!

HP3 dirancang khusus menggali hingga kedalaman 5 meter di bawah permukaan Mars. Perangkat ini telah mendarat di Mars pada tahun 2019, namun InSight tiba lebih dulu pada November 2018.

InSight mengalami masalah setelah proses penggalian dimulai, dan berhenti sekitar 30 sentimeter dari permukaan. Para ilmuwan menganalisis bahwa robot ini telah menabrak batuan atau lapisan bawah permukaan Mars yang cukup keras.

Tim peneliti kemudian menemukan kendala pada tekanan robot yang kurang pada permukaan, menyebabkan palu memantul saat dipukul ke permukaan Mars yang memiliki tekstur bebatuan. NASA menjelaskan misi yang dilakukan robot InSight tersebut diperpanjang untuk melakukan pengambilan data perekaman dan mengukur terjadinya gempa yang berada di planet Mars.

“Misi tambahan InSight akan fokus pada produksi kumpulan data seismograf berdurasi panjang dan berkualitas tinggi,” jelas NASA.

Selain mampu melacak gempa di Mars, robot InSight juga memiliki fitur pengumpulan data cuaca yang terus beroperasi selama misi masih dilaksanakan. Meskipun InSight gagal menggali permukaan Mars, NASA masih dapat melakukan pengumpulan berbagai data yang berguna untuk misi-misi lain di masa depan.

“Beruntungnya, kami jadi banyak mempelajari soal ini yang akan bermanfaat pada misi masa depan yang berusaha menggali Planet Mars,” ucap Tilman Spohn, peneliti NASA.

Baca juga: Inggris Sedang Mengembangkan Pesawat Ruang Angkasa Nuklir

(bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *