Bel Pintu Anti-mainstream, Bisa Deteksi Tanpa Sentuh

Foto: Engadget

Teknologi.id – Sejak awal pandemi, banyak orang beralih ke layanan pengiriman online untuk memesan makanan dan barang-barang penting lainnya. Jika kamu memiliki bel pintu tentu sangat sering digunakan dan menjadi sarang kuman atau virus.

Untuk itu, Alarm.com mengumumkan produk bel pintu barunya hari ini (12/01/2021). Alarm.com mengklaim bahwa barang tersebut adalah bel pintu video komersial pertama yang dapat diaktifkan tanpa menyentuh perangkat itu sendiri.

Jika kamu mengunjungi seseorang yang memiliki perangkat tersebut, yang harus dilakukan untuk membunyikan bel rumahnya adalah berdiri di atas tanah virtual yang disediakan oleh pemilik rumah. Artinya, kamu harus berdiri di atas keset di depan pintu rumahnya.

Baca juga: Modus Penipuan dan Cuci Uang Grab Toko Terbongkar

Selain mengandalkan deteksi gerakan, bel pintu menyertakan perangkat lunak Alarm.com yang diklaim dapat dengan cepat dan akurat mendeteksi keberadaan orang yang berdiri di depan pintu. Tulisan di depan bel pintu memberi tahu pengunjung bahwa mereka tidak perlu menyentuh perangkat.

Alarm.com dan mitranya akan menjual keset terpisah yang memiliki petunjuk lebih jelas di mana seseorang perlu berdiri. Di luar fungsi tanpa sentuhan, bel pintu ini memiliki semua fitur yang kamu harapkan dari salah satu bel pintu “Ring” atau “Nest”.

Kamera built-in memiliki bidang pandang 150 derajat yang lebar dan menangkap footage dalam Full HD dengan dukungan untuk HDR. Perangkat ni juga memiliki penglihatan malam inframerah ketika ada seseorang di depan pintu di malam hari.

Audio dua arah memungkinkan kamu berbicara dengan tamu. Ketika pemilik rumah sedang keluar, mereka dapat mengakses baik rekaman langsung maupun rekaman melalui aplikasi seluler dan situs Alarm.com.

Ini juga termasuk pemanas built-in agar tetap berfungsi selama bulan-bulan musim dingin. Kamu dapat membeli bel video tanpa sentuhan ini melalui Alarm.com seharga US$ 200 atau sekitar Rp 2,8 juta.

https://www.youtube.com/watch?v=Efd4xzQsBoQ

Baca juga: Intel Gunakan Teknologi RealSense untuk Pengenalan Wajah

(bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *