Kasus Konfirmasi Aktif Covid-19 Kota Pasuruan Terendah Se- Jawa Timur

Pasuruan Inspiring City, Kota Pasuruan menjadi
daerah dengan kasus konfirmasi aktif Covid-19 terendah se-Jawa Timur. Hal ini
karena upaya penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota
Pasuruan yang terus dioptimalkanmelalui
tracing, testing dan treatment serta pengawasan dan penindakan protokol
kesehatan oleh Pemerintah Kota Pasuruan, Kepolisian dan TNI. Dari data
perkembangan Covid-19 per tanggal 7 Januari 2021 di seluruh wilayah Jawa Timur
yang dipublikasikan, terdapat total kumulatif konfirmasi sebanyak 89.590 dengan
penambahan baru sejumlah 948. Dari angka ini, tercatat konfirmasi meninggal
sejumlah 6.241 (6,97%), konfirmasi dirawat sejumlah 6.247 (6,97%) dan konfirmasi
sembuh sejumlah 77.102 (86,06%).

Kabupaten Tuban menduduki
peringkat tertinggi untuk kasus aktif, yakni 411 kasus aktif. Sementara Kota
Pasuruan berada di peringkat paling bawah, yakni 32 kasus aktif. Tren
penambahan kasus Covid-19 ini disinyalir meningkat pasca penetapan cuti bersama
di waktu yang lalu. Akibat dari melonjaknya kasus Covid-19 di berbagai wilayah,
Menteri Dalam Negeri mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun
2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Pengendalian Penyebaran Covid-19
atau yang dikenal dengan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PPKM diterapkan mulai
tanggal 11 Januari sampai dengan 25 Januari 2021 di sejumlah wilayah Pulau Jawa
dan Bali. Wilayah yang ditetapkan untuk melaksanakan PPKM. Gubernur Jawa Timur
telah menetapkan 11 daerah yang diwajibkan melaksanakan PPKM. Yakni,  Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Kota Malang,
Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Lamongan, Ngawi,
dan Kabupaten Blitar.

Meski Kota Pasuruan tidak
termasuk wilayah yang ditetapkan PPKM oleh Gubernur Jawa Timur, Pemerintah Kota
Pasuruan tetap melakukan langkah-langkah untuk menekan angka penyebaran
Covid-19. Pemerintah Kota Pasuruan telah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota Nomor
13 Tahun 2021 terkait pembatasan waktu terkait kegiatan masyarakat Kota
Pasuruan.

Menurut Kepala Dinas
Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Pasuruan Bapak Kokoh Arie Hidayat
mengatakan, Pemerintah Kota Pasuruan akan memberlakukan jam malam untuk
perkantoran/tempat kerja, pusat
perbelanjaan, rumah makan/warung
makan,
dimulai tanggal 11 Januari 2021. Pembatasan jam operasional paling lama sampai dengan pukul 20.00 WIB. (fit)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *