10 Bahasa Pemrograman Terbaik untuk Dipelajari di Tahun 2021

 Programming kini telah menjadi salah satu soft skill yang wajib dikuasai agar tetap ‘relevan’ dengan perkembangan teknologi.

Terlebih jika kamu sedang atau tertarik untuk bekerja di sektor tersebut. Bagaimana tidak, nyaris seluruh kehidupan, mulai dari pabrik dan kendaraan sampai dengan peralatan rumah menggunakan teknologi berbasis komputer yang memudahkan kegiatan manusia sehari-harinya.

Menurut Wikipedia, saat ini ada sekitar 700 bahasa pemrograman yang tersebar yang ada di dunia dan kebanyakan mungkin belum sering terdengar oleh kita. Karena banyaknya bahasa pemrograman, tentu saja membuat bingung sebagian orang.

Baca juga: Ini Dia, 10 Film Tentang Programmer yang Wajib Kamu Tonton

Apalagi untuk pemula dalam memilih bahasa pemrograman mana yang perlu dipelajari. Tetapi kamu tidak perlu menguasai semua bahasa yang ada. Kamu hanya perlu menguasai beberapa bahasa yang paling sering dan populer digunakan di industri ini.

Melansir Hacker Noon, Selasa (12/1/2021), berikut ini 10 bahasa pemrograman terbaik untuk dipelajari pada tahun 2021 yang dapat menunjang kariermu.

Bahasa Pemrograman Terbaik untuk Dipelajari di Tahun 2021

1. Rust

Bahasa pemrograman Rust merupakan salah satu bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk kinerja dan keamanan. Rust sendiri telah menjadi bahasa pemrograman yang digemari oleh platform Stack Overflow selama empat tahun kebelakang.

Perusahaan yang menggunakan bahasa pemrograman Rust ialah Dropbox, Coursera, Figma, dan juga Discord. Kelebihan menggunakan Rust yang membuat para penggunanya semakin tertarik di antaranya keamanan memori pada compiler yang lebih baik, konkurensi yang mudah terhadap kepemilikan model data dan proses yang gratis.

2. TypeScript

Sebuah bahasa pemrograman baru yang dibuat oleh Microsoft sejak 2014 ini selalu berkembang dan bertahan pada posisi Top 10 bahasa pemrogaman.

Hal yang membuat TypeScript menjadi semakin populer karena mudahnya pengembang dalam menulis dan juga dalam memelihara code tersebut.

Selain itu setiap komponen code yang telah dibuat dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi yang besar dengan sintaks yang ketat dan error yang sedikit. Perusahan yang menggunakan bahasa pemrogaman TypeScript ialah Slack, Vox, Media, Medium, Accenture, dan ViaVarejo.

3. Python

Dari awal terbitnya, trend bahasa pemrograman Python tidak pernah padam. Ditambah dengan adanya AI (Artificial Intelegent) yang selalu berkembang.

Python sering kali digunakan dalam beberapa bidang seperti Data Science, Machine Learning, Web Development dan lainnya. Python juga merupakan salah satu bahasa pemrograman yang mudah dimengerti untuk dipelajari dan jenjang lanjut. Hal yang menguntungkan bagi para pengguna salah satunya bahasa pemrograman ini berjenis open-source dan juga bisa membuat prototype.

Baca juga: Apa Sih Fungsi Tombol Fn di Keyboard Laptop atau PC?

4. Kotlin

Kotlin  dikembangkan oleh tim Jet Brains dalam upaya untuk menemukan “sesuatu yang lebih baik dari Java”. Banyak ahli yang menyatakan bahwa tujuan tersebut telah tercapai. Seperti Go, Kotlin tidak bisa disebut sebagai bahasa pemrograman paling trendi. Tetapi statistik menunjukkan bahwa permintaan terus meningkat.

Interoperasi yang mudah antara Java dan Kotlin membuat pengembangan Android lebih cepat dan menyenangkan. Sejak Kotlin mengatasi masalah utama yang muncul di Java, developer telah menulis ulang beberapa aplikasi Java di Kotlin. 

Menurut  rating Hired, Kotlin adalah salah satu dari lima bahasa pemrograman terpopuler di dunia. Beberapa perusahaan yang menggunakan Kotlin diantaranya ialah Coursera, Uber, Pinterest dan Post Mates.

5. Go

Pada tahun 2007, Google mengembangakan bahasa pemrograman Go untuk API dan aplikasi berbasis website. Bahasa pemrograman Go ini salah satu alternatif terbaik untuk menggantikan Python.

Dengan kemampuan yang sangat cepat, mudah dipelari, terhitung dan alat programming yang komprehensif, Go biasa digunakan untuk system, network programming, big data, machine learning, audio dan video editing. Perusahan terkenal yang menggunakan Go diantaranya ialah Google, Apple, Facebook, The New York Times, BBC dan Docker.

6. Solidity

Bahasa pemrograman Solidity dapat memasuki Top 10 bahasa pemrograman dikarenakan bahasa ini banyak disebutkan oleh responden Stackoverflow mengenai pengembangan Blockchain.

Tercatat dalam statistik, hampir 517% merupakan jumlah peningkatan di beberapa tahun kebelakang. Blockchain merupakan layanan yang menjajikan dalam pekerjaan sektor keuangan. Untuk menggunakan Blockchain, pengguna perlu paham tentang bahasa C++ dan Solidity itu sendiri. Bahasa pemrograman Solidity ini didukung oleh platform fast-growing EOS.

Baca juga: Cara Cek Rekening Penipu Online dan Melaporkannya

7. Dart

Dart merupakan salah satu bahasa pemrograman buatan Google yang menjadi salah satu opsi para programmer selain JavaScript.

Dart ini digunakan untuk build mobile, desktop, server dan aplikasi berbasis website. Dart juga fleksibel karena dapat di-compile menggunakan native code atau JavaScript.

Selain itu, Dart juga mudah dipelajari, berbasis open-source, dan meyakinkan keproduktifan. Perusahan yang menggunakan bahasa pemrograman ini diantaranya, yakni Google, Useinsider, Pickio, dan Agora.

8. C/C++/C#

Bahasa pemrograman C/C++/C# biasanya dan sering kali digunakan dalam pengembangan Game. Tidak hanya itu, bahasa ini digunakan untuk robotik, pencetakan 3D, sistem operasi, drivers dan aplikasi pada desktop.

Bahasa ini akan selalu berkembang karena memang digunakan hampir pada aplikasi keseharian menggunakan Desktop. Perusahaan yang menggunakan C# adalah Delivery, Hero, Microsoft, Accenture, ViaVarejo, dan Stack Overflow. Kemudian perusahaan yang mengunakan C++ adalah Evernote, LinkedIn, Microsoft, Opera, Nasa dan Facebook. Sedangkan perusahaan yang menggunakan C adalah Twitch, GitHub, Telegram, Messenger, MasterCard, dan Lime.

li.li1 {margin: 0.0px 0.0px 8.0px 0.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000}
span.s1 {font: 12.0px Helvetica; color: #000000; -webkit-text-stroke: 0px #000000}
span.s2 {font-kerning: none}
ol.ol1 {list-style-type: decimal

9. Swift

p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 8.0px 36.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000}
span.s1 {font-kerning: none}

Dirilis pada tahun 2014 oleh Apple Inc, bahasa pemrograman ini sangat berguna pada macOS, iOS, watchOS, tvOS dan lainnya. Memprogram menggunakan Swift sangat interaktif dan menyenangkan.

Terlebih disenangi oleh pengembang karena fitur yang terbarukan. Keuntungan penggunaan Swift ini diantaranya mudahnya pembacaan dan penulisan kode, membutuhkan 

p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 8.0px 36.0px; text-align: justify; font: 11.0px Calibri; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000}
span.s1 {font-kerning: none}

kode yang sedikit, mengembangkan kinerja dan keamanan, dan mudah berintergrasi dengan Objective-C. Perusahaan yang menggunakan bahasa pemrogrtaman Swift ini adalah Lyft, Uber, Slack dan Artsy.

10. Javascript

Bahasa pemrograman Swift merupakan bahasa pemrograman yang paling terkenal di era ini. Hal ini dikarenakan penggunaan add-ons pada CoffeeScript, Flow dan TypeScript.

Sampai sekarang pun JavaScript masih sering dicari. JavaScript digunakan dalam penambahan elemen-elemen interaktif pada aplikasi berbasis web dan browser.

Survey mengatakan bahwa 66% responden menyukai JavaScript dan diantaranya 17,8% ingin menjadi ahli JavaScript. JavaScript sampai sekarang masih digunakan oleh beberapa perusahaan ternama diantaranya Microsoft, Paypal, Groupon dan Google.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, 6 Fitur WhatsApp Ini Ternyata Berguna

(dwk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *