Potensi Besar Ekonomi Perdagangan Karbon

Rio Christiawan

Perdagangan karbon atau carbon trading secara harafiah dapat dimaknai sebagai negara atau polluter yang memproduksi emisi karbon lebih banyak dapat membeli hak untuk mengeluarkan emisi tersebut dari wilayahnya. Sementara negara yang memiliki emisi yang lebih sedikit bisa menjual hak menghasilkan emisi sesuai batas kepada negara atau wilayah lainnya.

Dengan mengeluarkan karbon yang dihasilkan, diharapkan negara-negara atau polluter tersebut memenuhi persyaratan jumlah emisi karbon maksimal yang telah ditetapkan. Carbon trading ini menjadi metode pengurangan emisi karbon paling hemat biaya yang bisa dieksploitasi.

Perdagangan karbon mulai dikenal sejak protokol Kyoto yang membahas perubahan iklim. Lanjutan langkah tersebut yakni Paris Agreement atau yang lebih dikenal sebagai Convention of Paris (CoP). Paris Agreement mengikat negara-negara yang meratifikasi konvensi tersebut untuk menerapkan batas maksimal emisi karbon.

Dengan kata lain, negara-negara industrialis yang menghasilkan emisi karbon melebihi standar Paris Agreement wajib untuk menggantinya dengan membeli dari negara lain yang memiliki sisa cadangan …

Selengkapnya : Potensi Besar Ekonomi Perdagangan Karbon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *