Sebelum Mengirim Email Magang, Perhatikan 4 Hal Ini

Foto: Google

Teknologi.id – Di zaman yang sudah modern ini, mengirim lamaran hingga pengajuan magang di perusahaan sudah semakin mudah. Mengirim surat permohonan magang, CV, dan lain sebagainya sudah bisa dilakukan melalui email.

Meski ditulis dan dikirim melalui email, penulisan tetap harus dilakukan secara formal. Penulisan harus ditulis secara sopan dan terstruktur. Jika tidak memperhatikan hal-hal tersebut, maka kemungkinan besar kamu tidak terpilih sebagai kandidat magang.

Lantas, bagaimana sih cara menulis email untuk permohonan magang yang tepat? Tenang, empat tips di bawah ini akan membantu kamu dalam menulis email permohonan magang. Yuk, intip tips-tipsnya di bawah ini.

1. Gunakan alamat email yang formal

Foto: Google

Jika kamu masih menggunakan nama atau alamat email yang terkesan susah dibaca, sebaiknya jangan digunakan lagi untuk hal yang bersifat formal. Terlebih pada saat kamu ingin mengirim surat permohonan magang.

Jika tidak memiliki email yang formal, buatlah terlebih dahulu. Contoh email formal seperti namalengkap@email.com. Dengan membuat email menggunakan nama lengkap, akan memberi kesan lebih formal.

2. Riset mengenai perusahaan yang dilamar

Foto: Beautynesia

Jangan asal mengirim email permohonan magang dengan asal-asalan ke perusahaan yang dilamar. Menurut The Muse, kamu harus melakukan riset terlebih dahulu.

Carilah perusahaan yang membuka lowongan magang dan info-info tambahan mengenai perusahaan tersebut. Misalnya seperti project yang pernah diselenggarakan, tagline, tempat atau kantor perusahaan yang dilamar. 

Cara mencarinya bisa melalui situs resmi perusahaan, media sosial perusahaan terkait, atau sumber-sumber lainnya. Melalui sumber-sumber tersebut, pelajari juga tentang perusahaan. Pasalnya, perekrut, atau perusahaan terkait, akan menghargai kandidat yang mengetahui informasi-informasi spesifik perusahaan.

3. Wajib menulis subject email

Foto: Zendesk Sell Blog

Sebagian besar pelamar magang masih jarang menggunakan email, sehingga kurang memperhatikan pembuatan email secara detil. Padahal, menurut Career Addict, subject adalah hal yang penting dan tidak boleh terlewatkan dalam menulis email.

Kesalahan terbesar dalam penulisan email adalah penulisan subject yang tidak sesuai. Subject dapat ditulis secara singkat dan spesifik. Contohnya seperti “Permohonan Magang: Penulis Artikel”.

4. Menulis isi permohonan magang

Foto: Google

Selain subject, isi pada badan email juga merupakan bagian terpenting. Buatlah isi email yang singkat, namun tetap detil dan padat. Tulislah nama lengkap, jurusan, kampus asal, dan semester.

Akhiri email permohonan dengan ucapan seperti “Best regards”, atau “Hormat saya”. Sebelum dikirim, bacalah kembali email permohonan magang yang sudah ditulis.

Pastikan tidak ada yang salah ketik atau typo, atau kalimat yang kurang enak dibaca. Jika merasa masih ada yang kurang, sunting kembali kesalahan di dalam penulisan agar email permohonanmu semakin sempurna.

Baca juga: Cara Mengubah Display Name pada Gmail

(bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *