TikTok Tambahkan Opsi Kontrol Orang Tua yang Lebih Ketat

 TikTok tambahkan beberapa fitur untuk menjaga keamanan penggunanya yang masih berusia anak-anak.

Beberapa fitur termasuk kemampuan untuk mengubah pengaturan pada akun anak dari jarak jauh sehingga mereka tidak bisa melakukan pencarian dan mencegah orang asing melihat postingan anak.

Tindakan ini dilakukan setelah BBC Panorama mengangkat permasalahan keamanan pada aplikasi tersebut.

Baca juga: Kasihan, Warga China Ini Dihukum Karena Pakai Medsos Asing

Dokumenter tersebut menyoroti bagaimana para pedofil menyalahgunakan mesin rekomendasi TikTok untuk menargetkan pengguna muda pada platform tersebut.

Salah satu kasus yang diangkat BBC Panorama yang menjadi perhatian adalah pesan seksual yang dikirim ke akun gadis berusia 14 tahun (akun ini merupakan akun pengujian tim BBC Panorama dan dikelola oleh jurnalis berusia 23 tahun) dan pesan seksual tersebut dibiarkan oleh moderator aplikasi.

TikTok membantah dan mengatakan pihaknya terus berupaya untuk mengerjakan langkah-langkah keamanan baru.

Untuk mengaktifkan fitur ini, bisa dengan mengaturnya pada Family Pairing di TikTok. Pindai kode QR untuk mengidentifikasi perangkat orang tua dan perangkat anak.

Baca juga: Pembaruan Google Maps Bantu Atasi Pandemi

Fungsi ini baru diluncurkan awal tahun, namun sampai sekarang baru bisa digunakan untuk memberi batasan pada konten yang bisa dilihat anak, membatasi obrolan pribadi, dan melihat berapa banyak waktu yang dihabiskan anak untuk bermain TikTok.

Dalam pembaruan-nya, TikTok menambahkan opsi untuk menonaktifkan komentar pada video anak, mematikan fungsi pencarian konten, pengguna, tagar, dan/atau suara, serta membatasi siapa yang bisa melihat video yang disukai anak.

“Pengumuman hari ini adalah langkah yang diambil TikTok untuk menjaga keamanan pengguna yang lebih muda di platform ini, termasuk membatasi pengiriman pesan langsung ke pengguna yang berusia di atas 16 tahun dan meminta pengguna di bawah 18 tahun untuk mengatur akunnya menjadi akun private ketika bergabung dengan TikTok,” kata perusahaan.

(im)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *