Zoom Perketat Keamanan, Selamat Tinggal 'Zoombombers'

Foto: CNet

Teknologi.id – Zoom sekarang akan memungkinkan kamu untuk sementara waktu menjeda rapat. Dengan adanya fitur ini, kamu dapat mengeluarkan “Zoombombers” atau individu yang mengganggu meeting, dilansir dari The Verge (17/11/2020).

Saat penggunaan Zoom meroket selama pandemi, dari orang jahil hingga peretas menemukan cara untuk menyerang panggilan Zoom dan menampilkan video yang mengejutkan atau konten yang mengganggu. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan “Zoombombing“.

Baca juga: Netflix Uji Umpan Vertikal Video Lucu di iPhone dan iPad

Dengan fitur keamanan baru Zoom, kamu dapat memperketat panggilan video yang sedang berlangsung dengan memblokir konten buruk dari peretas dan melaporkan “Zoombomber” ke pihak Zoom. Untuk mengamankan suasana rapat, klik ikon “Security” saat melakukan panggilan, lalu klik “Suspend Participant Activities“.

Saat kamu melakukannya, semua video, audio, obrolan dalam rapat, anotasi, berbagi layar, dan rekaman akan diperketat. Semua ruang breakout akan berakhir, yang seharusnya menutup aktivitas “Zoombomber“. Dari sana, Zoom akan menanyakan penyelenggara rapat jika mereka ingin melaporkan pengguna atau tidak.

Jikalau mereka melaporkannya, pengguna tersebut akan dikeluarkan dari rapat dan tim keamanan Zoom akan diberi tahu.

Zoom menjelaskan bahwa fitur baru ini diaktifkan secara default untuk semua pengguna gratis dan berbayar. Fitur keamanan ini telah tersedia di Zoom untuk Mac, PC, dan Linux, serta aplikasi Zoom untuk smartphone.

Fitur-fitur lain yang mendukung

Fitur lainnya yang serupa ialah “Report by Participants”. Fitur ini memungkinkan pengguna melaporkan penyusup langsung dari klien Zoom dengan mengklik ikon “Security” yang terletak pada kiri atas aplikasi.

Platform konferensi video ini juga meluncurkan “At Risk Meeting Notifier”, yang memindai posting-an publik secara online dan di seluruh media sosial untuk menemukan tautan rapat Zoom. Jika menemukan informasi rapat yang di-post secara publik yang menunjukkan bahwa rapat berisiko tinggi terganggu, Zoom akan memberi tahu pemilik akun dan admin melalui e-mail.

Zoom menarik perhatian yang meningkat pada awal pandemi virus COVID-19 karena semakin banyak orang mulai bekerja dari rumah dan menggunakan platform untuk rapat, kelas, dan tempat nongkrong virtual. Platform ini diteliti untuk sejumlah potensi masalah privasi dan keamanan.

Baca juga: Sepakat dengan FTC, Zoom Tingkatkan Keamanan Panggilan Video

Sejak kejadian-kejadian privasi terjadi di platform ini, pihak Zoom meluncurkan fitur seperti enkripsi end-to-end untuk semua pengguna dan memperluas autentikasi dua faktor untuk desktop maupun smartphone.

Pada bulan April lalu, Zoom mengumumkan pembekuan fitur 90 hari untuk memperbaiki masalah privasi dan keamanan pada platform yang paling banyak diandalkan selama pandemi itu. Banyak peningkatan yang dihasilkan Zoom, seperti mengaktifkan ruang tunggu secara default untuk akun basic pro, lisensi tunggal, dan pendidikan.

Hal-hal yang telah disebutkan tadi juga dapat membantu mempersulit “Zoombombers” untuk menyusup ke rapat.

(bal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *