Benarkah HP dengan Baterai Besar Sudah Pasti Tahan Lama?

 Salah satu spesifikasi yang kerap dipertimbangkan seseorang ketika akan membeli HP baru adalah kapasitas serta daya tahan baterainya.

Terlebih saat ini, kehidupan masyarakat modern semakin mobile yang menuntut penggunaan gadget secara terus menerus, sehingga menjadikan HP yang berdaya tahan lama lebih disukai.

Nah, stigma yang populer di masyarakat saat ini, HP dengan baterai besar sudah pasti tahan lama. Benarkah begitu?

Rupanya hal tersebut tidak sepenuhnya benar, meskipun juga tidak sepenuhnya salah. Di artikel ini, Teknologi.id akan mengungkap mengapa HP dengan baterai besar belum tentu mempunyai daya tahan yang lebih lama pula.

Baca juga: 10 Rekomendasi Smartphone Android dan iPhone Terbaik 2020

Sekilas Mengenai mAh

Sebelumnya, apakah kalian tahu pengertian istilah mAh yang tertera sebagai satuan kapasitas baterai HP? Nah, bagi yang belum tahu, mAh pada baterai HP adalah singkatan dari MiliAmpere-Hour. Artinya, baterai bisa mensuplai satu miliampere secara konstan selama satu jam. Jadi, 1mAh pada baterai menyediakan 1mA selama satu jam.

Contohnya, baterai berkapasitas 1.000mAh artinya mampu menyediakan 1mA secara konstan selama 1.000 jam! Jika diubah angkanya, baterai berkapasitas 1.000 mAh bisa menyediakan daya 2mAh secara konstan selama 500 jam.

Terlihat berlebihan ya? Padahal seperti yang kita tahu, saat ini belum ada HP yang bisa bertahan ratusan atau bahkan ribuan jam. Hal itu dikarenakan, HP yang kita pakai ternyata menyedot lebih dari 1mA secara konstan baik karena pengaruh software atau pun hardware dari HP itu sendiri.

Meskipun dua buah HP dengan kapasitas baterai yang sama persis, namun berbeda dari spesifikasi software maupun hardware-nya, tentu daya tahan yang dihasilkannya pun akan berbeda-beda. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari percobaan di bawah ini.

20Pcs Original Cell Phone Battery Mobile Phone Batteries 3100mAh Battery  Batterie For Samsung Galaxy Note 3 Neo SM N7505|battery for hp  dv9000|battery grip for canon eos 50dbattery pendant - AliExpress
Foto: AlieExpress

Uji Coba Daya Tahan Baterai

Tim Android Authority melakukan percobaan sederhana dengan menguji coba daya tahan baterai dari beberapa perangkat; tentu dengan spesifikasi, kapasitas baterai, serta software yang beragam.

Uji coba dilakukan menggunakan alat Speed Test G, alat bikinan Android Authority. Alat ini mampu merekam durasi yang dibutuhkan smartphone untuk menghabiskan daya baterai. Dan hasilnya seperti bisa kita lihat dari grafik di bawah ini.

OnePlus 8 Pro battery: Can you run that 120Hz display all day?
Foto: Android Authority

Terlihat dari grafik di atas, tidak ada pola yang pasti terkait kapasitas baterai sebuah HP dengan daya tahan yang dimilikinya.

Memang, HP baterai 5000mAh atau 6000mAh mampu bertahan lebih lama. Tapi, uniknya, Google Pixel 3A XL yang cuma memiliki 3700mAh malah bertahan paling lama.

Selain itu, ketika dibandingkan antara Pixel 4XL yang memiliki baterai 3700mAH dengan Asus Zenfone 6 berkapasitas 5000mAH, ternyata perbedaannya cuma beberapa menit saja.

Kenapa bisa begitu? Ternyata begitu dibongkar, hasil tersebut berhasil dicapai berkat spesifikasi yang lebih rendah.

Baca juga: Cara Pakai Fitur Baru WhatsApp untuk Menghemat Memori HP

Faktor yang Mempengaruhi Daya Tahan Baterai

Bisa disimpulkan, daya tahan perangkat ternyata tidak benar-benar dipengaruhi langsung oleh kapasitas baterai. Sekali lagi, masih ada faktor lain yang memengaruhi daya tahan baterai. Dan faktor yang paling memengaruhi daya tahan baterai ternyata adalah SoC atau System on Chipset.

Mari kita pakai analogi sederhana, chipset canggih tentu mampu menjalankan fitur-fitur terkini. Jenis fitur yang bisa memanjakan pengguna. Padahal, untuk menjalankan fitur tersebut tentu membutuhkan daya yang besar.

Alhasil, seperti yang ditunjukkan data di atas, chipset Low-end maupun Mid-end ternyata mengkonsumsi lebih sedikit daya dibandingkan chipset High-end. Dan hal itu pula yang menyebabkan HP murah harga terjangkau biasanya memiliki daya tahan baterai yang cukup panjang –dibandingkan HP premium yang dibekali baterai berkapasitas besar.

Selain chipset, spesifikasi layar juga menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi daya tahan perangkat. Hal itu dibuktikan dari percobaan yang dilakukan Anandtech, seperti di bawah ini:

Here's why high refresh rate displays drain so much battery - Smartprix.com
Foto: Anandtech

Data tersebut membandingkan sejumlah perangkat HP dengan kapasitas baterai, spesifikasi software-hardware, serta refresh rate layar yang berbeda-beda.

Terlihat dari data yang ditampilkan dalam grafik, HP yang memiliki refresh rate layar lebih tinggi (120Hz), mengonsumsi jumlah daya yang lebih besar daripada HP yang memiliki refresh rate layar lebih rendah (60Hz).

Nah, sudah paham kan, bahwa ternyata kapasitas baterai HP yang super besar tidak selalu selaras dengan daya tahan yang lebih lama. Jadi, jika kalian ingin membeli HP yang bisa bertahan hidup lebih lama, pastikan juga membandingkannya dari sisi spesifikasi yang lain, terutama chipset dan refresh rate layarnya, ya!

(dwk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *