Ramai Seruan Boikot, Berapa Nilai Perdagangan Indonesia-Prancis?

AKSI BOIKOT PRANCIS

Media sosial sedang diramaikan oleh seruan boikot produk Prancis. Penyebabnya adalah pernyataan kontroversial Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina Islam.

Pemicunya adalah pembunuhan Samuel Paty, seorang guru sejarah berusia 47 pada 16 Oktober 2020 lalu. Hari itu, Paty dibunuh dan kepalanya dipenggal di luar sekolah tempatnya mengajar di Kota Conflans-Sainte-Honorine.

Pelaku pembunuhan bernama Abdoullakh Abouyedovich Anzorov. Pemuda berumur 18 tahun ini merupakan seorang muslim keturunan Chechnya. Ia menganggap tindakan Paty yang menggunakan karikatur Nabi Muhammad saat mengajar soal kebebasan berekspresi di sekolah sebagai penghinaan terhadap Islam. 

Kasus ini mengingatkan publik Prancis atas penembakan massal yang terjadi terhadap jurnalis majalah satir Charlie Hebdo pada Januari 2015. Insiden yang dipicu oleh penerbitan karikatur Nabi Muhammad ini menewaskan 12 orang dan melukai sebelas orang.

Atas insiden tersebut, Macron mengeluarkan pernyataan keras. “Salah satu warga kami dibunuh hari ini karena dia mengajarkan murid-muridnya tentang kebebasan berekspresi, ” kata Macron, dikutip dari …

Selengkapnya : Ramai Seruan Boikot, Berapa Nilai Perdagangan Indonesia-Prancis?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *