Pj. SEKRETARIS DAERAH KOTA PASURUAN BERHARAP AGAR SEMUA ORMAS DI KOTA PASURUAN MEMPUNYAI LEGALITAS HUKUM

Inspiring
City Pasuruan
. Saat ini perkembangan teknologi informasi
dan komunikasi tidak mungkin  terbendung
yang menjadikan adanya perubahan sikap dan respon terhadap dunia luar yang pada
akhirnya secara perlahan tapi pasti mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Salah
satu contohnya adalah pemanfaatan media sosial, apabila kurang bijak dalam
mengakses informasi dan menanggapi masalah maka bisa saja terjadi penyebaran
berita hoax ataupun ujaran kebencian kepada kelompok tertentu sehingga
mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Dampak negatif teknologi informasi dan
komunikasi dapat mempengaruhi sistem ekonomi, perubahan struktur sosial,
masuknya  budaya luar dan fanatisme
terhadap suatu agama tertentu. Adanya penyimpangan ajaran hampir di seluruh Indonesia
tidak sedikit mengakibakan munculnya aliran atau kepercayaan masyarakat yang
bertentangan dengan Pancasila dan  UUD
1945 serta menyimpang dari ajaran agama.

Oleh
karena itu, pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2020 bertempat di Rumah Makan
Nikmat Rasa 2 Jalan Veteran Kota Pasuruan diselenggarakan kegiatan fasilitasi
tim pakem (pengawasan aliran kepercayaan dan aliran keagamaan masyarakat) oleh
Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Pasuruan. Adapun tema kegiatan yakni
“Penguatan kapasitas penghayat terhadap Tuhan Yang Maha Esa”. Kegiatan tersebut
secar resmi di buka oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Pasuruan di hadiri Kepala Kejaksaan
Negeri Kota Pasuruan, Kepala OPD Se-Kota Pasuruan, Perwakilan Polresta Pasuruan,
Perwakilan Kodim 0819 Pasuruan, Perwakilan  Kemenag Kota Pasuruan, Camat Se-Kota, narasumber
dan para peserta. Kegiatan tersebut tetap memperhatikan standar operasional
prosedur protokol kesehatan ketat yakni 3 M (memakai masker, mencuci tangan
dengan sabun dan mejaga jarak)

Menurut
Plt. Kepala  Badan Kesatuan Bangsa Dan
Politik Kota Pasuruan Bapak Imam Subekti, S.Sos, MM mengatakan kegiatan ini diikuti
oleh seluruh penghayat terhadap Tuhan Yang Maha Esa (aliran kepercayaan
masyarakat) Se-Kota Pasuruan dengan jumlah 50 (lima puluh) peserta. Bentuk
kegiatan adalah pembinaan bagi seluruh anggota penghayat kepercayaan terhadap
Tuhan Yang Maha Esa.  Narasumber dariKepala Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan,
Kepala Bidang pada Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Pasuruan serta Kepala
Bidang pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Pasuruan.

Dalam
kesempatan ini, Pj. Sekretaris Daerah Kota Pasuruan Bapak Anom Surahno, SH,
M.Si berharap agar semua organisasi masyarakat (Ormas) di wilayah Kota Pasuruan
agar mempunyai legalitas hukum yang jelas. Jika belum ada maka segera mengurus
surat keterangan terdaftar (SKT) melalui Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik di Kota
Pasuruan sesuai Permendagri Nomor 58 tahun 2017 tentang pendaftaran organisasi
kemasyarakatan. Adapun tujuannya adalah agar Pemerintah dapat membina, melayani
dan membina hak dan kewajibannya dengan baik seperti ormas yang lainnya.

Seusai
sambutan, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber. (pb).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *